best website stats Pembangunan Jalan Cor di Kecamatan Jatirejo Mojokerto Dikeluhkan Warga, Ini Kata DPUPR - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Pembangunan Jalan Cor di Kecamatan Jatirejo Mojokerto Dikeluhkan Warga, Ini Kata DPUPR

majamojokerto.com

Pembangunan jalan cor di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto dikeluhkan oleh warga. Selain dinilai tak kunjung usai, pembangunan jalan yang terputus-putus menyebabkan adanya kecelakaan.

Warga menyebut, perbaikan jalan cor di kawasan Jatirejo mulai dari simpang empat Sumengko hingga mengarah ke Kecamatan Gondang selama lebih dari satu bulan terbengkalai.

Apalagi pembangunan jalan cor itu terputus di tiap jembatan. Sehingga dinilai sangat membahayakan para pengendara. Apalagi banyak berserakan material bangunan di sepanjang jalan cor yang telah di bangun.

Saat ini kondisi jalan tersebut dalam tahap perbaikan. Namun hanya terlihat beberapa pekerja melakukan pengurukan di samping-samping jalan.

Dari pantauan Reporter Maja FM dilokasi, pembangunan konstruksi perbaikan jalan cor itu terputus-putus di setiap titik, khususnya di lokasi empat jembatan. Apalagi tidak ada papan petunjuk yang jelas di setiap lokasi perbaikan jalan cor yang masih dalam pengerjaan.

Kondisi konstruksi perbaikan jalan cor yang terputus-putus itu banyak dikeluhkan warga, karena banyak kendaraan bermotor yang kecele karena tidak tahu adanya perbaikan jalan.

Sehingga hal itu menyebabkan beberapa kali kecelakaan yang membuat pengendara motor terperosok jatuh di proyek perbaikan jalan cor.

"Perbaikan jalan di wilayah Sumengko-Dinoyo Kecamatan Jatirejo sudah satu bulan lebih 10 hari terbengkai, belum dilanjutkan," ujar Bagus Adi, warga setempat, Sabtu (17/10/2020).

Masyarakat berharap, pemerintah daerah melalui instansi terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto segera menindaklanjuti, agar tidak ada lagi kecelakaan yang dipicu akibat perbaikan jalan cor tersebut.

"Jalan ini sudah menimbulkan korban kecelakaan dua kali, dikarenakan ada empat jembatan yang belum tersambung jalan cor satu sama lain," ujarnya.

Secara terpisah, Bambang Purwanto, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto membenarkan, jika ada pengerjaan proyek perbaikan jalan di Kecamatan Jatirejo.

"Terimakasih atas informasinya. Besok akan kami cek dulu kondisinya memang itu terputus karena apa. Nanti bisa saya berikan penjelasan, termasuk disitu posisi jembatan atau bagaimana yang harus dikerjakan, kita evaluasi dulu begitu," jelasnya.

Bambang menjelaskan, perbaikan jalan cor yang dikerjakan ini terpisah dari paket proyek perbaikan jembatan. Sebab, ada program perbaikan jembatan tersendiri yang dilakukan usai pengerjaan perbaikan jalan rampung.

"Terputusnya mungkin di jembatan itu. Jadi nanti kita buat penanda kalau disitu. Agar warga dari jauh atau pengguna jalan tahu kalau disitu ada kondisi jalan yang perlu diwaspadai dan besok segera ditindaklanjuti," terangnya.

Bambang mengklarifikasi perbaikan jalan cor terbekalai itu karena masih menunggu proses material bangunan kering selama 14-15 hari.

Sesuai laporan dari kontraktor di lapangan, bahwasanya di lokasi sudah dipasang rambu penunjuk perbaikan jalan. Ada juga perbaikan jalan belum dikerjakan karena masih menunggu material kering dari segmen kanan dan kirinya.

"Kami melihat dulu permasalahan di lapangan, kalau itu menjadi penyebab kecelakaan dari jalan baik ke jelek, nanti kita buat penanda. Biar ada kewaspadaan, sehingga masyarakat harus berhati-hati," tandasnya. (fad/mjf)