best website stats Empat Pelaku Narkoba Yang Merupakan Satu Komplotan Diringkus Polisi di Mojokerto - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Empat Pelaku Narkoba Yang Merupakan Satu Komplotan Diringkus Polisi di Mojokerto

majamojokerto.com

Empat komplotan narkoba antar wilayah berhasil diringkus anggota Polsek Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Mereka diamankan di tempat persembunyian masing-masing.

Informasi yang dihimpun Reporter Maja FM, keempat pelaku yang berhasil diamankan yakni Achmad Fauzi (19) warga Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto; Rochim (44) Warga Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya; Dera Mei Faris (24) dan Muhammad Sandi Novianto (25) warga Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.

"Mereka satu komplotan, dan diamankan di tempat yang berbeda-beda," ungkap AKP Eddie Purwo Santoso, Kapolsek Gedeg, Jumat (16/10/2020).

Kata Kapolsek, terbongkarnya pelaku narkoba dalam satu jaringan ini berawal dari penangkapan Achmad Fauzi (19) di sebuah warung kopi Taman Brantas Indah (TBI) Jalan Raya Lespadangan, Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto pada Kamis (8/10/2020) pekan lalu. Pelaku diamankan sekitar pukul 23.00 WIB.

Dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa satu plastik klip besar isi sabu seberat 0,28 gram, satu bungkus rokok kosong dan satu HP merk Vivo V5.

Dari pengakuan pelaku pertama, petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil meringkus Rochim (44) pada Sabtu lalu (10/10/2020) di sebuah kamar kos di Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto sekitar pukul 12.00 WIB.

Barang bukti yang diamankan berupa satu plastik klip warna bening isi sabu seberat 0,33 gram serta alat hisab sabu. "Untuk pelaku Rochim kemarin, kita amankan usai nyabu," tambahnya.

Berbekal pengakuan para pelaku, petugas mengembangkan kembali dan berhasil mengamankan Dera Mei Faris (24) dan Muhammad Sandi Novianto (25) warga Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. Keduanya diamankan saat berada di rumah salah satu pelaku pada Sabtu (10/10/2020) sekitar pukul 19.00 WIB. Di hadapan petugas, keduanya mengaku mendapatkan barang itu dari pelaku Rochim (44).

"Dari kedua pelaku diamankan barang bukti berupa satu klip isi sabu isi 0,15 gram sisa dikonsumsi kedua pelaku," terangnya.

Akibat perbuatanya, para pelaku dijerat Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman 4 tahun penjara.

Dari hasil pemeriksaan, keempat pelaku narkoba itu merupakan jaringan lintas kota yang diamankan dari tiga tempat berbeda. "Barang haram tersebut dari Surabaya. Ini merupakan jaringan Surabaya, Mojokerto dan Jombang," tegasnya. (fad/mjf)