best website stats Cegah Kluster Ponpes, Pemkab Mojokerto Bekali APD Lengkap - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Cegah Kluster Ponpes, Pemkab Mojokerto Bekali APD Lengkap

majamojokerto.com

Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Bagian Kesra, menyerahkan paket bantuan alat pelindung diri (APD) bagi 126 ponpes di Kabupaten Mojokerto. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto Pungkasiadi, pada lima perwakilan ponpes. Antara lain Darut Taqwa Kecamatan Ngoro, Baitussurur Kecamatan Puri, Al- Istiqomah Kecamatan Dlanggu, Al-Falah Kecamatan Pacet serta Ponpes Mambaul Ulum Kecamatan Mojosari.

Plt. Assiten Pemerintahan dan Kesra Didik Chusnul Yakin, pada laporan sambutan acara memaparkan jika kegiatan ini, merupakan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 agar tidak menjadi kluster baru di lingkup ponpes.

Didik juga merinci jenis-jenis APD yang diberikan sebagai support Pemerintah Kabupaten Mojokerto, dalam upaya perlindungan diri. Antara lain 157 buah sprayer elektrik, 5 liter disinfketan dalam 281 dirijen, 157 buah thermogun, 23 ribu lebih lembar masker, 157 sarana cuci tangan, dan 1.570 buah face shield.

“Ada satu daerah di Jawa Timur, timbul kluster Covid-19 yang bersumber dari ponpes. Itu langsung menaikkan status jadi zona merah (risiko tinggi) penyebaran Covid-19. Jadi, ini usaha kita agar hal serupa tidak terjadi. Kita serahkan beberapa APD lengkap, agar protokol kesehatan lebih tercukupi dengan baik,” terang Didik.

Masih dengan warning pengetatan protokol kesehatan, Bupati Pungkasiadi pada sambutan arahan mengaku tidak ingin tercipta kluster-kluster baru kasus Covid-19. Warna peta sebaran Covid-19 Kabupaten Mojokerto saat ini adalah oranye (risiko sedang).

“Zona kita saat ini oranye, jangan sampai 'terpeleset' jadi zona merah (risiko tinggi). Syukur kalau kita bisa segera kuning (risiko rendah), bahkan hijau (terkendali). Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama aparat dengan dasar hukum Perda No.2 tahun 2020, terus melakukan pengetatan protokol kesehatan pada masyarakat, dengan konsekuensi sanksi denda bagi pelanggar,” jelas bupati dilanjutkan penyerahan bantuan secara simbolis.

 

Sumber : Humas Pemkab Mojokerto