best website stats Dalam Waktu Dua Minggu, Polresta Mojokerto Ringkus 24 Pelaku Narkoba - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Dalam Waktu Dua Minggu, Polresta Mojokerto Ringkus 24 Pelaku Narkoba

majamojokerto.com

Peredaran narkoba di wilayah hukum Polresta Mojokerto masih tergolong sangat mengkhawatirkan. Terbukti dalam kurun waktu dua Minggu saja, Polresta Mojokerto berhasil meringkus 24 tersangka dengan barang bukti 79,6 gram sabu.

Informasi yang dihimpun Reporter Maja FM, para pelaku itu ditangkap saat gelaran Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2020 selama 21 hari. Dari sekian kasus yang diungkap, sebanyak 24 tersangka itu memiliki peran berbeda-beda dalam peredaran narkotika di wilayah hukum Polresta Mojokerto. Mulai dari pengguna, pengedar hingga bandar.

Dari puluhan orang yang terjerat dalam kasus narkoba ini terdiri dari beragam profesi, mulai sopir, satpam pabrik, leasing hingga pembuat sepatu.

AKBP Deddy Supriadi, Kapolresta Mojokerto mengatakan, 24 tersangka yang berhasil diamankan anggota Satuan Reserse Narkoba Polresta Mojokerto bukan dalam satu jaringan.

"Semua telah kita periksa, mereka ini berdiri sendiri-sendiri. Artinya dari jaringan yang berbeda-beda, dan ini masih kita dalami. Rata-rata mereka yang kita amankan merupakan pengedar," ungkap Kapolresta saat konferensi pers, Jum'at (18/09/2020).

Dari 24 orang yang berhasil diamankan, setidaknya petugas turut mengamankan barang bukti sebanyak 79,6 gram sabu, 7 ribu butir pil koplo, 3 ekstasi, 24 hp berbagai merek dan juga uang tunai sebesar Rp 1,2 juta. Termasuk didalamnya terdapat sabu berwarna hijau yang kini masih dalam proses pendalaman.

"Kalau kita uangkan nominalnya dari penjualan sabu ini sampai Rp 10,2 juta. Sedangkan untuk sabu warna hijau ini masih kita dalami. Kita juga belum memastikan, apakah itu sabu jenis baru atau bukan, ini masih kita dalami termasuk memburu pelaku," terangnya.

Sebab kata Kapokresta, saat proses penggerebekan yang didapati sabu berwarna hijau dengan berat 32 gram di sebuah rumah di kawasan Magersari, pelaku berhasil melarikan diri.

Dari hasil pemeriksaan sementara, 24 pelaku yang berhasil diamankan ini mengedarkan sabu di setiap kalangan dengan cara melalui kurir hingga sistem ranjau.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, para pelaku narkotika akan dijerat Pasal 112 dan 114 UU No 35 tahun 2009, Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun kurungan penjara.

Sedangkan para pelaku pengedar pil koplo, akan dijerat UU kesehatan, Pasal farmasi dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (fad/mjf)