best website stats Seorang Pemuda di Mojokerto Meninggal Tenggelam di Sungai - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Seorang Pemuda di Mojokerto Meninggal Tenggelam di Sungai

majamojokerto.com

Nasib nahas menimpa seorang pemuda asal Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto. Dia meninggal setelah tenggelam, saat berenang menyeberangi sungai Telusur.

Data yang dihimpun Reporter Maja dilokasi, korban bernama Musyarikil (20). Dia tenggelam usai berenang bersama empat temannya di sungai Brangkal, tepatnya di dam Telusur, Kelurahan Miji, Kecamatan Kerangan, Kota Mojokerto, Jum'at (04/09/2020).

Joko Kumbara, saksi mata sekaligus Ketua RT setempat mengatakan, kronologi seorang pemuda yang tenggelam terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban bersama empat temannya sedang berenang dan menyeberang sungai dari barat ke timur.

"Kelihatanya korban bersama teman-temennya ini berenang dan ingin menyeberang. Namun di tengah perjalanan, korban ini diduga kelelahan sehingga tengelam," ungkapnya.

Pihaknya baru mengetahui adanya seorang pemuda tenggelam, setelah mendengar suara teriakan minta tolong. Bersama warga sekitar dan warga yang asyik memancing, langsung menghampiri dan berusaha menolong korban.

"Saya tadi sempat ikut mencari dan mengevakuasi jasad korban, dia ditemukan tidak lama setelah tenggelam di sekitar lokasi oleh warga dan orang-orang yang sedang mancing," tambahnya.

Sementara itu, Kompol Muhammad Puji, Kapolsek Prajuritkulon Kota Mojokerto mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan beberapa rekan korban yang ikut berenang di lokasi kejadian.

Menurut keterangan sementara dari beberapa saksi mata di lokasi kejadian, korban ini berenang bersama 4 temannya. "Tadi kita dapat laporan langsung kita cek, ternyata korban sudah ada di atas di evakuasi warga. Sehingga ini masih kita dalami," terangnya.

Guna pemeriksaan lebih lanjut, jenasah korban di bawa RSUD Kota Mojokerto oleh petugas PMI Kota Mojokerto bersama potensi relawan. "Janazah kita bawa ke rumah sakit untuk kita identifikasi," tandasnya. (fad/mjf)