best website stats Selama Operasi Patuh Semeru 2020, Polres Mojokerto Tilang Ribuan Pengendara, 129 Motor Disita - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Selama Operasi Patuh Semeru 2020, Polres Mojokerto Tilang Ribuan Pengendara, 129 Motor Disita

majamojokerto.com

Selama dua pekan menggelar Operasi Patuh Semeru 2020, anggota Satlantas Polres Mojokerto mengeluarkan sebanyak 1.069 lembar surat tilang kepada para pelanggar.

367 surat tilang diantaranya merupakan pelanggaran anak di bawah umur yang sudah dibiarkan orang tuanya mengendarai motor.

AKBP Deny Alexsander, Kapolres Mojokerto mengatakan, Operasi Patuh Semeru 2020 kali ini mampu menekan angka kecelakaan yang ada di wilayah hukumnya. Terlebih dalam kurun waktu 14 hari, terhitung mulai 23 Juli hingga 5 Agustus 2020 petugas mampu menindak 1069 kendaraan roda dua.

Dari jumlah itu, ada 129 kendaraan bermotor yang harus disita karena tak sesuai dengan standar.

"Ratusan kendaraan kita sita ini karene mengenakan knalpot brong dan ban cacing," ujarnya sembari menunjukkan ratusan motor yang dipamerkan di halaman Polres Mojokerto Jalan Gajah Mada Mojosari, Kabupaten Mojokerto Kamis kemarin (6/8/2020).

Menurutnya, dalam Operasi Patuh Semeru 2020 kali ini, ada lima jenis poin potensi kecelakaan yang menjadi sasaran. Diantaranya tidak menggunakan helm saat berkendara, menggunakan knalpot brong dan ban kecil, melawan arus, anak di bawah umur hingga berboncengan lebih dari dua.

Tidak mengenakan helm ternyata menjadi pelanggaran teratas. Yakni ada 455 pelanggar. Kemudian disusul anak di bawah umur yang sudah diperkenankan menggunakan motor sebanyak 367 pelanggar, menggunakan knalpot brong dan ban kecil 129 pelanggar, melawan arus 94 pelanggar dan yang terakhir yakni berboncengan lebih dari dua sebanyak 24 pelanggar.

Selain menilang dan memusnahkan ratusan knalpot brong, salah satu imbas pada Operasi Patuh Semeru 2020 kali ini, yakni menurunya angka kecelakaan dibanding tahun sebelumnya.

"Langkah ini kita lakukan untuk menekan angka kecelakaa. Disisi lain selama oeprasi, anggota juga memberi imbauan agar penggunakan jalan mematuhi protokol kesehatan. Seperti selalu memakai masker, rajin cuci tangan, dan menerapkan jaga jarak (physical distancing)," tagasnya

Sementara itu, AKP AM Rido Ariefianto, Kasatlantas Polres Mojokerto juga mengatakan, dari 1069 surat tilang yang dikeluarkan, pelanggaran tertinggi masih didominasi oleh para pengendara yang tidak mengenakan helem. Kemudian disusul banyaknya anak yang masih di bawah umur yang sudah diperkenankan menggunakan motor.

"Untuk anak dibawah umur pelanggarannya jelas tidak memiliki SIM. Namun selama menilang anak anak di bawah umur kita biasanya membawa mereka ke kantor, kemudian kita panggil orang tua nya untuk membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi," terangnya.

Alasan lain melakukan penyitaan terhadap 129 kendaraan bermotor, karena menggunakan ban kecil juga knalpot brong. "Karena itu tak sesuai dengan spek sehingga kita amankan demi keselamatan, " terangnya.

Untuk dapat mengambil kendaraan yang telah disita, kata Rido, mereka harus datang ke Polres dengan membawa surat-surat kepemilikan sekaligus mengembalikan sesuai dengan semula (standar).

Untuk memberikan efek jera, ratusan kendaraan yang menggunakaan knalpot brong akan dimusnahkan. (fad/mjf)