best website stats Dua Pelaku Pembunuhan Wanita Yang Dibuang di Jurang Pacet, Mojokerto Akhirnya Diringkus Polisi - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Dua Pelaku Pembunuhan Wanita Yang Dibuang di Jurang Pacet, Mojokerto Akhirnya Diringkus Polisi

majamojokerto.com

Kasus pembunuhan wanita yang ditemukan meninggal di jurang sedalam 20 meter di kawasan Hutan Tahura R Soerjo Blok Gajah Mungkur tepatnya di desa Pacet selatan, Kecamatan Pacet Mojokerto menuai titik terang. Polisi berhasil mengamankan dua pria sebagai pelaku.

Informasi yang dihimpun Reporter Maja FM, dua pria tersebut yakni Mas'ud Andy Wiratama (23) asal Bringin, Sidoarjo dan Rifat Rizatir Rizan (30) asal jalan Trem Sentul, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Keduanya diamankan petugas pada Kamis malam kemarin (24/06/2020) di wilayah Sidoarjo sekitar pukul 16.09 WIB.

"Satu pelaku atas nama Mas'ud kita amankan di rumahnya. Sedangkan Rifat kita amankan di warung kopi tempat ia bekerja," ungkap AKBP Dony Alexander, Kapolres Mojokerto, Jum'at (25/06/2020) saat konferensi pres di Mapolres Mojokerto.

Kedua pelaku diamankan dalam kurun waktu satu kali 24 jam, setelah ditemukannya jenasah korban Vina Aisya Pratiwi (21) asal Desa Pamotan, Kecamatan Prambon, Sidoarjo di jurang sedalam 20 meter dikawasan Pacet Mojokerto pada Rabu lalu (24/06/2020).

"Alhamdulilah berkat do'a kita semua, pelaku dengan cepat kita tangkap," ungkapnya.

Penangkapan kedua pelaku tak lepas dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh para anggota di lapangan. Berbekal barang bukti dan juga pemeriksaan para saksi dengan mudah diamankan.

Dari hasil pemeriksaan kedua pelaku, pembunuhan sadis gadis berusia (21) memang sengaja direncanakan dengan dasar masalah hutang piutang.

"Korban ini memiliki hutang sebesar 40 juta kepada pelaku Mas'ud. Karena tak kunjung di kembalikan, pelaku merencanakan aksi pembunuhan," tuturnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kedua pelaku, aksi pembunuhan sadis tersebut dilakukan didalam mobil Honda Brio berwarna putih di jalan tol Singosari Malang pada Selasa (22/06/2020).

Korban dibunuh dengan cara dipukul dan di jerat tali dengan mengunakan besi warna hitam yang sudah disediakan oleh kedua pelaku. Selanjutnya di bekap mengunakan kaso dan sarung.

"Hasil otopsi ada luka bekas pukulan sebanyak 4-7 kali pada bagian kepala korban. Hal tersebutlah yang mengakibatkan korban meninggal dunia," terangnya.

Setelah mengetahui korban tak lagi bernyawa, kedua pelaku lantas membuang jasad korban ke dasar jurang di kawasan Pacet.

"Kebetulan kan searah dari Malang, kemudian menuju di Pacet. Korban kemudian di buang disana pada malam hari," tegasnya.

Sebelum tertangkap, terlebih dahulu petugas menemukan motor dan hp milik korban yang berada di salah satu terminal. "Dari situ kemudian kita kembangkan dan mengamankan kedua pelaku," tandasnya. (fad/ats/shi)