best website stats Pemkot Mojokerto Bakal Survei Terlebih Dulu, Bagi Sektor Yang Terapkan Tatanan Normal Baru - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Pemkot Mojokerto Bakal Survei Terlebih Dulu, Bagi Sektor Yang Terapkan Tatanan Normal Baru

majamojokerto.com

Dalam menghadapi tatanan normal baru atau new normal, Pemkot Mojokerto menerbitkan regulasi yakni Peraturan Walikota (Perwali) 42 Tahun 2020.

Meskipun regulasi itu telah ada, namun tidak serta merta aturan itu diterapkan di semua sektor. Sebab penerapan new normal, baru bisa dilakukan jika semua persyaratan protokol kesehatan sudah terpenuhi.

Gaguk Tri Prasetyo, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto mengatakan, untuk bisa menerapkan tatanan normal baru nanti harus dibarengi dengan kesiapan individu hingga pengelola di masing-masing sektor.

Sebab, Pemkot juga harus melakukan survei terlebih dulu ke lapangan untuk mengetahui apakah Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diatur dalam Perwali.

Kemudian nanti akan di audit dulu, apakah sudah menerapkan protokol kesehatan atau belum. Survei tersebut untuk mengetahui sarana prasarana maupun SOP, seperti ketersesian fasilitas cuci tangan pakai sabun, hingga berbagai upaya pengelolaan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Pemkot selanjutnya akan menerbitkan sertifikat jika seluruh syarat protokol kesehatan terpenuhi. Berdasarkan keterangan itu, maka pelaku usaha maupun pengelola bisa menerapkan tatanan normal baru.

Tapi kata Gaguk, sertifikat itu masih belum cukup untuk mendukung penerapan nee normal. Karena hal itu juga perlu dukungan dari kedisiplinan masyarakat.

Sebab dalam Perwali itu juga mengatur tentang SOP bagi pengunjung atau pengguna layanan di berbagai sektor.

Kesiapan masyarakat justru jadi faktor yang sangat penting. Jika tidak didukung dengan kedisiplinan warga, maka kedepannya penerapan bisa menjadi terhambat.

Hingga saat ini tatanan normal baru masih tahap sosialisasi. Regulasi dalam perwali tersebut juga tengah dilakukan revisi.

Hal itu menyusul turunnya pedoman tatanan normal baru yang diterbitkan oleh Kementrian Kesehatan.

Menurut Gaguk, ada beberapa aturan yang harus disesuaikan dengan Kemenkes. Seperti suhu tubuh, jika sebelumnya 38 derajat celcius, sekarang aturannya 37,3. (gk/malam)