best website stats Anggaran Dialihkan, Program Seragam Gratis di Kota Mojokerto Batal - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Anggaran Dialihkan, Program Seragam Gratis di Kota Mojokerto Batal

majamojokerto.com

Foto : Amin Wachid, Kepala Dispendik Kota Mojokerto

Peserta didik jenjang SD negeri dan SMP negeri tahun ajaran 2020/2021 di Kota Mojokerto tidak akan mendapatkan seragam gratis.

Program Pemkot Mojokerto itu terpaksa dialihkan untuk penanganan Covid-19. Padahal paket pengadaan seragam gratis itu sempat masuk ke meja lelang.

Amin Wachid, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Mojokerto mengatakan, program seragam gratis sudah disiapkan anggaran sekitar Rp 2,2 miliar. Rencananya akan direalisasikan berupa seragam tiga stel yang akan diperuntukkan bagi peserta didik baru.

Dispendik sempat menyorongnya Unit Layanan Pengadaan (ULP) sejak akhir Februari lalu. Bahkan sempat naik lelang di Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Namun paket pengadaan barang yang bersumber dari APBD tahun 2020 itu terpaksa dibatalkan sebelum ditemukan pemenang.

Menurut Amin, langkah pembatalan itu terpaksa dilakukan, menyusul adanya pengalihan anggaran atau refocusing untuk penanganan Covid-19.

Sehingga siswa yang diterima pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 nanti tidak akan menerima bantuan seragam gratis.

Disisi lain, saat ini Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) juga masih belum diberlakukan tatap muka secara langsung. Sebab Walikota Mojokerto masih memperpanjang masa belajar dari rumah secara Daring (Dalam Jaringan).

Sebenarnya, Dispendik telah mengalokasikan seragan kepada 2.144 siswa SMPN dan 1.484 SDN. Masing-masing bantuan itu berupa satu stel kain seragam nasional, seragam khas Kota Mojokerto dan pramuka.

Langkah pengalihan anggaran itu dinilai harus dilakukan mengingat kasus Covid-19 di Kota Mojokerto yang masih terus bertambah. (gk/majafm/shi)