best website stats Pemerintah Batalkan Haji, 1251 CJH Asal Kabupaten Mojokerto Gagal Berangkat - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Pemerintah Batalkan Haji, 1251 CJH Asal Kabupaten Mojokerto Gagal Berangkat

majamojokerto.com

Pemerintah melalui Kementrian Agama memutuskan membatalkan haji 2020, karena Arab Saudi hingga kini belum membuka akses bagi negara mana pun terkait pandemi COVID-19. Akibatnya sebanyak 1251 calon jamaah haji asal Kabupaten Mojokerto gagal berangkat.

Mukti Ali, Kasi Penyelanggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto mengatakan, keputusan pemerintah dalam membatalkan pemberangkatan haji tahun ini 2020, tidak lepas dari belum usainya pandemi Covid-19 dan keselamatan jamaah.

Dari data yang ada, terdapat 1251 calon jamaah haji yang rencananya akan diberangkatkan pada bulan Juli 2020, dan harus menunda keberangkatannya ke tanah suci.

"Ada sebanyak 1251 yang sudah melunasi, namun karena adanya surat keputusan Menteri Agama RI nomor 494 tahu 2020 tentang pembatalan pemberangkatan jamaah haji pada penyelengaraan ibadah haji, tahun 1441 H atau 2020 dipastikan gagal berangkat," tegasnya, Selasa (02/06/2020).

Mereka akan diberangkatkan pada tahun selanjutnya yakni pada tahun 2021 dengan menuggu keputusan dari pemerintah.

"Artinya mereka yang gagal berangkat pada tahun ini, akan diberangkatkan pada tahun depan. Sedangkan calon jamaah haji yang rencanya apa diberangkatkan pada tahun 2021 secara otomatis akan tergeser," paparnya.

Selain itu, pemerintah juga mempersiapkan sistem jika mana para calon jamaah haji ada yang meminta uang pelunasan kembali.

"Kalau nanti di ambil akan ada tahapan-tahapan sendiri. Namun sampai hari ini belum ada, sebab keputusan baru hari ini," tambahnya.

Selama ini petugas haji juga sudah melakukan bimbingan haji kepada calon jamaah. Dengan adanya keputusan ini akan melakukan bimbingan haji secara daring dengan menggerakan koordinator di setiap kecamatan.

"Ini akan kita lakukan ingga musim haji berikutnya," tegas Mukti Ali. (fad/ats/shi)