best website stats Pandemi Covid-19, Dinas Pendidikan Kota Mojokerto Kembali Perpanjang Masa Belajar di Rumah - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Pandemi Covid-19, Dinas Pendidikan Kota Mojokerto Kembali Perpanjang Masa Belajar di Rumah

majamojokerto.com

Keputusan libur sekolah akibat pandemi virus corona (Covid-19) di Kota Mojokerto akan berakhir pada 1 Juni 2020 mendatang. Namun, Dinas Pendidikan Kota Mojokerto kembali memperpanjang massa belajar dirumah hingga batas waktu yang belum ditentukan. Hal ini dilakukan demi mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Mojokerto.

Melalui surat keputusan yang diterima pada Jumat (29/05/2020), Dinas Pendidikan Kota Mojokerto resmi memperpanjang masa belajar di rumah hingga batas waktu yang tidak ditentukan, atau sampai menunggu keputusan dari tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto.

Penambahan masa libur bagi siswa jenjang PAUD, SD, hingga SMP tersebut, tertuang dalam Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Dispendik pada (27/05/2020).

’’Hari ini Jumat (29/05/2020) edaran sudah saya sampaikan kepada para kepala sekolah,’’ terang Amin Wachid, Kepala Dispendik Kota Mojokerto, Jum'at (29/05/2020).

Menurutnya, perpanjangan masa belajar di rumah itu diambil, untuk pencegahan penyebaran COVID-19. Untuk itu pihak sekolah diminta untuk tetap mengalihkan pembelajaran dari satuan pendidikan ke rumah masing-masing.

Dalam surat edaran tersebut, dia juga menekankan agar Kepala Sekolah dan pengawas melakukan monitoring dan evaluasi selama peserta didik belajar di rumah.

Dia juga menegaskan, agar proses pengumuman kelulusan, pengambilan raport hingga kenaikan kelas serta pendaaftaran bisa dilakukan secara virtual. "Agar tidak sampai mengundang kerumunan tentunya," tegasnya.

Dan yang terakhir yakni, setiap lembaga dibawah naungan Dinas Pendidikan Kota Mojokerto agar menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Mulai dari menyiapkan tempat cuci tangan, menyiapkan Disinfektan untuk menyemprot ruang belajar, spanduk himbauan, menyiapkan thermal gun dan alat pelindung diri (APD).

"Semua wajib pakai masker, dari peserta didik, pengajar, penjaga hingga petugas kantin dan tamu," tambahnya.

Dan selanjutnya, yakni proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan dilakukan secara online. "Proses belajar mengajar di satuan pendidikan akan segera diberitahukan kemudian, dengan memperhatikan perkembangan situasi dan arahan lanjut dari Wali Kota Mojokerto" tandasnya. (fad/ats)