best website stats 6 Pasangan Bukan Suami Istri di Mojokerto Terjaring Razia Satpol PP dan BNNK - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

6 Pasangan Bukan Suami Istri di Mojokerto Terjaring Razia Satpol PP dan BNNK

majamojokerto.com

Satpol PP dan BNN Kota Mojokerto merazia sejumlah kamar kos. Hasilnya, petugas mengamankan sebanyak enam pasangan bukan suami istri dan alat kontrasepsi di kamar seorang pelajar.

Informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM, dalam razia yang digelar hingga sore hari pada Rabu (19/02/2020), petugas memulai penyisiran kamar kos di jalan Jawa, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Di awal razia, petugas mengamankan dua pasangan bukan istri yang kedapatan berduaan didalam kamar.

Kemudian, berlanjut hingga ke kamar kos yang ada di wilayah Balong Krai dan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari. Disana petugas mendapati 4 pasangan bukan suami istri dan seorang pelajar yang sedang asyik berduaan didalam kamar kos.

Bahkan di kamar yang dihuni oleh pelajar SMA di Kabupaten Mojokerto tersebut, petugas juga menemukan alat kontrasepsi dan alat kehamilan. Selain itu, anggota gabungan juga mengamankan sejumlah minuman keras (miras) dan sebuah jimat yang disimpan dalam tas para penghuni kamar kos.

Heriyana Dodik Murtono, Kepala Satpol PP Kota Mojokerto mengatakan, razia kali ini tak lepas dari banyaknya jumlah kamar kos yang diduga menjadi sarang asusila.

"Kita tau sendiri jumlah kamar kos di Kota Mojokerto ada 629 dan ini banyak yang belum berizin.  Sehingga kita melakukan razia rutin untuk mempersur adanya tindakan asusila dan penyalahgunaan obat-obatan," ujarnya.

Menurutnya, dalam razia kali ini, petugas berhasil mengamankan enam pasangan bukan suami istri yang diantaranya merupakan pasangan yang masih pelajar.

"Yang miris itu, setelah kita geledah. Di kamar yang di tempati pasangan pelajar ini ditemukan alat kontrasepsi dan alat tes kehamilan. Selain itu kita juga mengamankan seorang perempuan yang di kamarnya terdapat dua botol minuman arak," jelasnya.

Mereka yang terjaring langsung diamankan oleh anggota dan dinaikkan ke mobil Satpol PP untuk didata. Setelah itu enam pasangan bukan suami istri dan satu perempuan tersebut didata, mulai dari nama dan dimana mereka berasal.

"Untuk barang bawaan mereka mulai dari jimat, ataupun ponsel ini masih kita periksa. Khawatirnya terdapat hal-hal yang tak senonoh ataupun pelanggaran lain. Untuk jimat pasti akan kita berikan, namun ini kita konfirmasi dulu ke yang bersangkutan," tandasnya.

Selama razia, masih Dodik, petugas dari BNNK Mojokerto juga melakukan tes urine kepada setiap penghuni kamar kos. "Yang jelas mereka yang terjaring melanggar Perda nomor 3 tahun 2013 tentang ketertiban umum," tegasnya. (fad/and)