best website stats Bantuan Bahan Makanan Terus Berdatangan, Untuk Warga Terdampak Banjir di Mojokerto - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Bantuan Bahan Makanan Terus Berdatangan, Untuk Warga Terdampak Banjir di Mojokerto

majamojokerto.com

Bantuan untuk warga terdampak banjir di dua dusun di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, khususnya kebutuhan pangan mulai berdatangan.

"Alhamdulillah kepedulian masyarakat Mojokerto dan sekitarnya mulai berdatangan. Bantuan yang sudah kami terima akan kami salurkan kepada mereka yang membutuhkan,” ungkap Muhammad Zaini, Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto kepada Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM.

Kata Zaini, sejak Posko BPBD Kabupaten Mojokerto dan Dapur umum oleh Dinsos di buka, bantuan untuk korban banjir di Desa Tempuran khusunya persediaan makanan untuk dapur umum terus berdatangan. Mulai dari masyarakat dan instansi terkait.

"Hari ini, Dispari Kabupaten Mojokerto akan mengirim kembali beras sebanyak 3 ton. Nantinya, bantuan yang sudah diterima di Posko BPBD Kabupaten Mojokerto diteruskan ke Dinsos untuk di masak karena setiap hari DU (dapur umum) menyiapkan ribuan nasi bungkus untuk warga terdampak banjir,” katanya.

Diharapkan dengan adanya bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari.

Bantuan yang terkumpul sampai saat ini diantaranya, beras, mie instan, air mineral. Bantuan tersebut rencananya akan digunakan untuk memasok kebutuhan dapur umum menyalurkan makanan terhadap warga terdampak.

Dapur Umum (DU) yang didirikan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak banjir di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto

Dalam sehari menyiapkan 3000 nasi bungkus yang dibagikan kepada warga terdampak banjir di Desa Tempuran pagi dan sore hari beserta relawan yang bersiaga di lokasi banjir.

Seperti diinformasikan, memasuki hari kelima atau hari ini (6/2/2020), banjir di dua dusun di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto masih menggenanhi rumah warga. Berdasarkan data BPBD, sekitar 467 rumah warga terdampak banjir. (fad/and)