best website stats Bupati Mojokerto Pantau Tes CPNS, 5.000 Lebih Peserta Bersaing Ketat - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Bupati Mojokerto Pantau Tes CPNS, 5.000 Lebih Peserta Bersaing Ketat

majamojokerto.com

Pungkasiadi, Bupati Mojokerto Sidak tes CPNS

Bupati Mojokerto Pungkasiadi, meninjau langsung pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kabupaten Mojokerto Tahun 2019 yang dihelat di lantai 4 gedung Graha Mojokerto Service City (GMSC), Selasa (4/2) pagi.

Saat memberi motivasi, Bupati Pungkasiadi menyampaikan kepada peserta agar percaya pada kemampuan masing-masing. “Kerjakan dengan baik. Tidak perlu terburu-buru, maksimalkan menjawab soal. Jangan percaya pada janji-janji oknum tertentu (menjamin jadi PNS tanpa test), karena itu tidak bisa. CPNS hanya bisa ditentukan oleh kemampuan peserta sendiri di ujian ini,” ungkapnya.

Bupati yang kerap dipanggil Abah Ipung ini didampingi Sekdakab Herry Suwito, Kepala BKPP Susantoso, dan beberapa kepala OPD terkait. Bupati juga melihat langsung kondisi ruang registrasi peserta di basement GMSC dan semua proses serta fasilitas pelaksanaan SKD.

Ujian SKD menggunakan computer assisted test (CAT) yang dikelola langsung oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) tersebut, diikuti oleh total 5.174 peserta yang telah dinyatakan lengkap berkas-berkasnya atau berstatus Memenuhi Syarat (MS) pada tahap awal seleksi administrasi.

Ujian SKD CPNS Kabupaten Mojokerto sendiri, akan digelar bertahap mulai Selasa tanggal 4 Februari hingga hari Jumat tanggal 7 Februari depan. Ujian SKD untuk hari Selasa sampai Kamis, dibagi menjadi lima sesi.

Sebagai informasi, total formasi CPNS yang dibutuhkan Pemerintah Kabupaten Mojokerto tahun anggaran 2019 adalah 400. Terbagi menjadi formasi umum sebanyak 352, serta formasi khusus sebanyak 48 yang terdiri atas cumlaude/lulusan terbaik sejumlah 40 dan disabilitas sejumlah 8.

Adapun rincian menurut jenis jabatan, antara lain bidang pendidikan sebanyak 272 (210 guru SD dan 62 guru SMP), bidang kesehatan sebanyak 90 (27 dokter umum, 5 dokter gigi, 9 dokter spesialis), 21 tenaga teknis dan 17 tenaga fungsional lain.(zac)