best website stats Ikfina Istri MKP, Deklarasikan Diri Maju Sebagai Bacabup Mojokerto - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Ikfina Istri MKP, Deklarasikan Diri Maju Sebagai Bacabup Mojokerto

majamojokerto.com

Ikfina Fatmawati istri Mustofa Kamal Pasa (MKP) mantan Bupati Mojokerto, telah resmi mendeklarasikan diri sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup) Mojokerto, Senin (27/01/2020).

Informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM, Ikfina maju menjadi Bacabup Mojokerto periode 2020-2025 bersama Putra Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah Pacet Mojokerto yakni Muhammad Al Barra.

Meski belum mendapatkan rekom dari partai manapun, namun keduanya optimis bisa memenangkan pencalonan Bupati Mojokerto.

Dalam acara Deklarasi yang digelar di Institut KH. Abdul Chalim, Desa Bendungan Jati, Kecamatan Pacet, Mojokerto, Senin (27/01), Ikfina Fatmawati bersama Muhammad Al Barra (IKBAR) di hadiri ratusan simpatisan dari berbagai wilayah.

Dalam sambutanya, Ikfina Fatmawati mengatakan, jika dirinya sudah mendapatkan izin dari suaminya Mustofa Kamal Pasa (MKP) yang kini tersandung kasus gratifikasi tower BTS, proyek infrastruktur dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Selain itu Ikfina juga mengaku sudah mendapatakn restu keluarganya untuk maju Pemilihan Bupati (Pilbup).

“Matur suwun sanget, saya tidak pernah membayangkan berdiri sendiri setelah sekian lama dan berbagai hal terjadi di keluarga kami,” ungkapnya, Senin (27/1/2020).

Ikfina juga mengucapkan terima kasih kepada relawan dan simpatisan yang sudah datang untuk menghadiri deklarasi tersebut. Kehadiran relawan dan simpatisan itu dinilai jika ia dan keluarga masih dihargai.

"Terima kasih sebesar-besarnya dateng panjenengan semua. Kehadiran panjenengan semua menunjukkan masih menghargai keberadaan kami, peduli dan memberikan dukungan kepada kami. Semoga semuanya mendapatkan balasan dari Allah SWT,” katanya.

Menurutnya, untuk maju menjadi kepala daerah harus dicalonkan dan diminta oleh masyarakat. Karena kata Ikfina, pengalamannya mendampingi suaminya menjalankan roda pemerintahan menjadi kepala daerah harus siap, berjuang, berkorban dan menanggung segala resikonya.

“Jadi mana kalau sesuatu yang berat ini (menjadi kepala daerah), seseorang dengan entengnya mengatakan nyalon. Menurut saya, ini tanggungjawabnya berat. Jelang akhir tahun, perwakilan yang saya anggap masyarakat ini datang ke suami saya dan meminta mengizinkan saya untuk dicalonkan sebagai calon Bupati Mojokerto,” jelasnya.

Dengan apa yang terjadi di keluarganya mulai dari penahanan suaminya hingga meninggalnya putra sulungnya dalam kecelakaan di Jalan Tol Solo-Ngawi beberapa waktu lalu, suaminya meminta mengisi formulir pendaftaran untuk maju Pilbup Mojokerto. MKP menyebut, jika hal tertentu merupakan sebuah perjuangan.

“Katanya ini sebuah perjuangan. Jika mencalonkan, maka otomatis menjadi milik masyarakat. Insya Allah saya siap menjadi calon Bupati Mojokerto dan berarti saya siap, apa yang saya miliki saya abdikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Muhammad Ali Barra menyatakan, pihaknya sudah berikhtiar dengan sekuat tenaga dan menyatakan optimis di Pilbup Mojokerto.

“Optimis kemenangan telak. Dengan izin Allah SWT di tangan kami, kami bertekad mengembalikan kejayaan Majapahit yang telah sirna. Mohon doa dan dukungannya,” pungkasnya. (fad/and)