best website stats Jelang Tahun Baru Imlek, Patung Dewa-dewi di Klenteng Hok Sian Kiong Kota Mojokerto Dibersihkan - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Jelang Tahun Baru Imlek, Patung Dewa-dewi di Klenteng Hok Sian Kiong Kota Mojokerto Dibersihkan

majamojokerto.com

Menjelang tahun baru Imlek, Umat Tri Dharma Hok Sian Kiong Kota Mojokerto mulai sibuk membersihkan tempat Ibadah beserta rupang-rupang Dewa.

Selain sudah tradisi dan menjaga kebersihan tempat ibadah, kegiatan bersih-bersih ini juga agar umat yang beribadah menjadi nyaman. Sebab kesucian dan keagungan sangatlah di junjung tinggi umat Tri Dharma.

Informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM, seseorang petugas yang membersihkan rupang para dewa, dua hari sebelum melakukan aktifitas bahkan harus berpuasa Vegetarian.

Dengan cermat satu persatu rupang dewa dibersihkan, dengan menggunakan sabun serta air yang telah ditaburi oleh bunga mawar. Hal itu dilakukan untuk menyambut datangnya tahun baru Imlek 2571, yang jatuh tanggal 25 Januari 2020 mendatang.

Bagi umat Tri Dharma, tradisi memandikan patung dewa jelang perayaan Imlek merupakan kegiatan yang sakral. Tidak semua orang bisa melakukannya. Hanya orang-orang tertentu dan seizin dewa dewi, ritual itu baru bisa dilakukan.

Ritual memandikan patung dewa ini dilakukan setiap tahun untuk menghormati para dewa. Para penganut Tri Dharma meyakini, sejak tanggal 24 bulan 12 tahun Imlek, para dewa naik ke Nirwana.

 "Sejak kemarin, dewa-dewa sudah naik ke Nirwana. Berarti saat ini kosong. Jadi kita tanya dulu dan hari ini boleh dilakukan (pembersihan). Prosesi ini sehari harus selesai," ungkap Suryanto, pengurus Kleteng Hok Sian Kiong, Senin (20/01/2020).

Dari sekitar puluhan patung dewa di Klenteng Hok Sian Kiong, tidak ada satupun yang luput dalam ritual pembersihan. Mereka meyakini, melalui ritual ini dewa akan selalu memberkati dan melapangkan rezeki untuk warga Tionghoa.

"Diharapkan, agar kami diberikan keselamatan pada Imlek kali ini. Dan Kota Mojokerto terhindar dari marabahaya serta bencana di tahun tikus emas ini," ungkap Suryanto.

Tak hanya itu, di tahun Tikus Emas yang merupakan simbol tahun keberuntungan dan berkerja keras kali ini, pihaknya berharap kerukunan umat beragama akan tetap terjaga dan Indonesia tetap berjaya khususnya di Kota Mojokerto. (fad/and)

majamojokerto.com