best website stats Ada 669 Rumah Kos di Kota Mojokerto Diduga Tak Berizin - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Ada 669 Rumah Kos di Kota Mojokerto Diduga Tak Berizin

majamojokerto.com

Foto : M. Imron, Plt Kepala DPMPTSP Kota Mojokerto

Menurut data Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Mojokerto menyebutkan, terdapat 669 rumah kos diduga ilegal yang berdiri tanpa izin.

Informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM, sebanyak 669 tempat kos itu tersebar di tiga kecamatan di Kota Mojokerto, yakni Kecamatan Kranggan, Prajurit Kulon dan Magersari.

Mochamad Imron, Plt Kepala DPMPTSP mengatakan, dari data yang dikantongi, ada ratusan rumah kos di Kota Mojokerto yang berdiri tanpa izin.

Imron menyebut, hal itu terkuak setelah pihaknya turun ke lapangan guna melakukan pendataan dan pengecekan.

Hasilnya, lebih dari 50% rumah kos di Kota Mojokerto memang tidak memiliki izin.

" Hasilnya memang banyak sekali rumah kos ilegal. Dari data yang kami dapat hingga akhir Desember 2019, ada sekitar 669 rumah kos yang tidak memiliki IMB (Izin Mendirikan Bangunan)," ungkapnya, Sabtu (4/1/2020).

Kata Miron maraknya rumah kos ilegal ini membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Mojokerto dari sektor IMB melayang. Diperkirakan pemkot dirugikan hingga miliaran rupiah. Namun, Imron mengaku belum menghitung secara rinci berapa kebocoran PAD akibat rumah kos tak berizin.

"Sesuai Perda Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 10 Tahun 2011 tentang Perestribusi Perizinan Tertentu, tarif restribusi untuk pengurusan IMB itu Rp 15.000 permeter. Kalau untuk PAD yang hilang, tinggal kalikan saja berapa luasannya," imbuhnya.

Padahal, saat ini DPMPTSP, kata Imron, sudah memberikan kemudahan dalam pelayanan pengurusan IMB.

Menurutnya, untuk pengurusan IMB, sesuai standart operasional prosedur (SOP), hanya dibutuhkan 14 hari kerja. Sehingga para pemohon bisa dengan cepat mengantongi IMB.

"Kami pastikan saat ini sudah tidak ada pungutan lain selain retribusi. UKL-UPL, IPR (Izin Pemanfaatan Ruang) sekarang sudah gratis. Maka itu, kami mengimbau kepada pemilik usaha rumah kos untuk segera mengurus IMB," jelasnya.

Kata Imron, tempat kos tak lepas dari dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Kota Mojokerto memang menjadi salah satu sasaran warga luar daerah yang bermukim di Kota Mojokerto.

Banyak warga dari luar daerah yang memilih tinggal sementara di Kota Mojokerto. Faktor pekerjaan menjadi salah satu pemicunya. Sehingga banyak ratusan rumah kos mulai bermunculan.

Pihaknya bersama dengan Satpol PP Kota Mojokerto, bakal segera melakukan penertiban terkait dengan maraknya rumah kos yang diduga ilegal. Dalam waktu dekat, tim gabungan akan diturunkan guna memberikan peringatan kepada para pengusaha rumah kos. (fad/and)