best website stats Genteng Berjatuhan Diterpa Angin Kencang, Atap Gedung BPKAD Mojokerto Terpaksa Ditutup Terpal - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Genteng Berjatuhan Diterpa Angin Kencang, Atap Gedung BPKAD Mojokerto Terpaksa Ditutup Terpal

majamojokerto.com

Angin kencang menerjang kantor Gedung BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Kabupaten Mojokerto. Akibatnya tiga ruangan dan atap gedung porak poranda.

Angin kencang yang berlangsung singkat ini terjadi pada Senin sore (30/12/2019), saat puluhan pegawai BKAD tengah bekerja.

Hal itu juga sempat membuat puluhan pegawai panik dan berusaha menyelamatkan diri. Ada juga yang berlindung di bawah meja kerja untuk menghindari genteng yang runtuh dari atap yang mengenai meja kerjanya.

Imam (36), staf BPKAD Kabupaten Mojokerto mengatakan, insiden angin kencang terjadi sekitar pukul 16.15 WIB, saat puluhan pegawai sedang berada didalam ruangan. Pihaknya mendengar suara gemuruh yang diiringi gemericik air hujan di atap gedung.

"Kurang lebih 10 detik angin kencang dari arah timur menuju Gedung hingga ke alun-alun langsung merusak atap. ya langsung semburat menyelematkan diri saat lihat genteng berjatuhan dari atap," jelasnya.

Sementara itu, Abdul Kodir, Kasubdit Pelayanan Perbendaharaan BPKAD Kabupaten Mojokerto saat dikonfirmasi Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM dilokasi kejadian mengatakan, ada tiga ruangan yang rusak tertimpa genteng yaitu ruangan BPKAD bagian Perbendaharaan di sebelah kiri, ruangan bagian Akuntansi di pojok kanan dan kamar mandi.

"Tiba-tiba genteng dari atas menimpa laptop dan Handphone di atas meja saya tidak sampai terkena kepala, saat kejadian saya berada di meja kerja saya," ungkapnya.

Dari pantauan dilokasi, angin kencang tidak hanya merusak gedung DPKAD Kabupaten Mojokerto, juga merusak sebagian atap asbes di gedung DPRD Kabupaten Mojokerto serta menumbangkan reklame dan beberapa pohon di area alun-alun Kota Mojokerto.

Nampak beberapa petugas dari Pemadam Kebakaran Kota Mojokerto berusaha mengevakuasi puing-puing bangunan yang runtuh.

Petugas menggunakan terpal warna biru untuk menutup bagian atap gedung yang rusak diterjang angin kencang, untuk mengamankan berkas agar tidak sampai basah karena air hujan. (fad/and)