best website stats Petugas Gabungan Terus Mencari Pemuda Asal Mojokerto Yang Tenggelam di Long Storage - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Petugas Gabungan Terus Mencari Pemuda Asal Mojokerto Yang Tenggelam di Long Storage

majamojokerto.com

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto hingga saat ini terus melakukan upaya pencarian korban tenggelam di long storage Kalimati, Desa Leminggir, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Rabu (18/12/2019).

Muhammad Zaini, Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto mengatakan, sejak Rabu pagi (18/12/19) pagi, petugas dari Tim Reaksi Capat (TRC) BPBD bersama petugas dari SAR Surabaya dan potensi relawan lainnya kembali melakukan pencarian korban tenggelam.

Dia mengatakan, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang pencarian korban kecelakaan di air, sejak awal mula pencarian yakni pada kemarin malam (17/12/19), petugas terus berjaga di lokasi tenggelamnya Mohammad David Romadhon (17) pemuda asal Desa Kedung Gempol, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

"Meski hari sudah gelap, semalam petugas tidak meninggalkan lokasi. Karena ini untuk mengantisipasi jika korban muncul dari permukaan air. Namun hingga kini, tubuh korban belum ditemukan," tuturnya kepada Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM.

Upaya pencarian sudah dilakukan dengan berbagai cara, mulai penyisiran di setiap sudut long storage dengan menggunakan ban juga penyelaman.

Menurut Zaini, biasanya korban tenggelam di air akan muncul setelah 24 jam. Jika sebelum 24 jam tubuh korban belum ditemukan, maka pencarian korban akan dilakukan menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan.

Sementara itu, Ainul Makhdin, Komandan Tim Sar Basarnas mengatakan, pihaknya berupaya melakukan pencarian jasad korban tenggelam bernama Mohammad David Romadhon (17) warga Desa Kedung Gempol, Kecamatan Mojosari.

Proses pencarian korban tenggelam  melibatkan tiga SRU (Search and Rescue Unit) air dan darat dari tim operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya.

Pencarian dibagi menjadi dua titik, yakni Tim SRU air melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian yang sesuai prosedur dilakukan oleh dua orang penyelam. Selain itu, juga dilakukan manuver perahu di sekitar lokasi korban tenggelam.

"Tim SRU air juga melakukan penyisiran di waduk menggunakan perahu fiber menempuh jarak tiga kilometer dari lokasi kejadian menuju ke arah timur," ungkapnya.

Menurutnya, Tim SRU darat bersama relawan melakukan penyisiran melalui bantaran waduk sejauh 3 kilometer. Pencarian tetap akan dilakukan sampai korban ditemukan. "Kita maksimalkan selama tujuh hari (Pencarian) menyesuaikan kondisi di lokasi," jelasnya.

Sekedar informasi, pemuda asal Mojosari itu bersama temannya mandi dan menyebrang di Waduk Long Storage Kalimati dengan luasan kurang lebih 25 meter, Selasa kemarin (17/12/2019) sekitar pukul 16.00 WIB. Ditengah-tengah berusaha menyebrang, korban diduga tidak kuat hingga akhirnya tenggelam. (fad/and)