best website stats Nekat Berjualan di Bahu Jalan, Satpol PP Mojokerto Amankan Gerobak Milik Pedagang - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Nekat Berjualan di Bahu Jalan, Satpol PP Mojokerto Amankan Gerobak Milik Pedagang

majamojokerto.com

Satpol PP Kota Mojokerto melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang nekat berjualan di bahu jalan. Gerobak hingga tabung LPG milik pedagang diamankan saat ditinggal oleh pemiliknya.

Pada penertiban PKL kali ini, petugas Satpol PP Kota Mojokerto mengajak jajaran samping. Mereka melakukan penyisiran dibeberapa titik lokasi yang digunakan para pedagang untuk membuka lapak. Seperti di Pasar Tanjung Kota Mojokerto, Jalan Empu Nala, Jalan Surodinawan, Jalan Brawijaya dan Jalan Mojopahit.
Hasilnya, petugas mengamankan sejumlah gerobak milik pedagang yang nekat membuka lapak di bahu jalan. Seperti penertiban yang dilakukan di Pasar Tanjung Kota Mojokerto. Nampak petugas mengamankan dua gerobak pedagang yang ditinggal oleh pemiliknya.

Petugas juga mengamankan satu buah tabung elpiji ukuran tiga kilogram dari pedagang mie ayam dan sejumlah peralatan pedagang ke kantor Satpol PP di Jalan Bhayangkara, Kota Mojokerto sebagai barang bukti.

Heryana Dodik Murtono, Kepala Satpol PP Kota Mojokerto mengatakan, penertiban dilakukan sebagai salah satu bagian dari amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 41 Tahun 2012 tentang Penataan PKL.

“Beberapa hari yang lalu kami sudah layangkan surat peringatan, jadi kalau seandainya ada yang protes, bagi kami sudah wajar," ungkapnya kepada Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM, Selasa (26/11/2019).

Kata Dodik, penertiban para PKL sesuai dengan Perda Nomor 3 Tahun 2013 tentang Ketertiban Umum. Karena para PKL berjualan di bahu jalan sehingga petugas melakukan penertiban.

“Kenapa kita amankan, karena kan banyak pembeli yang parkir di sembarang tempat untuk melihat atau membeli barang yang dijual para PKL sehingga menyebabkan arus lalu-lintas menjadi macet," paparnya.

Sejumlah gerobak hingga barang-barang yang diamankan di kantor Satpol PP, nantinya akan dibuat sebagai barang bukti untuk para pedagang yang nekat berjualan di bahu jalan.

"Para PKL akan kami panggil, setelah itu akan kami lakukan pembinaan agar tidak melakukan aktivitas berjualan di bahu jalan,”pungkasnya. (fad/and)

majamojokerto.com