best website stats Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara, Ini Penjelasan Dokter Deisha Laksmitha Ayomi - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara, Ini Penjelasan Dokter Deisha Laksmitha Ayomi

majamojokerto.com

Kanker Payudara merupakan penyakit yang tidak bisa dianggap sepele. Meski bukan kategori menular, namun penderitanya didominasi faktor genetik atau keturunan. Dan tidak menutup kemungkinan, salah satu penyakit mematikan ini juga bisa menyerang siapapun.

Dokter Deisha Laksmitha Ayomi, yang bertugas di salah satu Puskesmas di Mojokerto menggelar talkshow di Maja FM tentang “Deteksi Dini Kanker Payudara”, Jumat (08/11/2019).

Hal itu dilakukan untuk memberikan sosialisasi, agar masyarakat lebih memahami dalam deteksi dini, gejala hingga tanda kanker payudara.

Menurutnya, berdasarkan data Kementrian Kesehatan, Kanker Payudara menduduki salah satu urutan teratas kanker terbanyak di Indonesia. Angka kejadiannya pun cukup banyak sekitar 21 per 100 ribu kasus baru dengan angka kematian yang cukup tinggi.

Dokter yang akrab disapa Dokter Mitha ini menjelaskan, kanker payudara merupakan berasal dari keganasan dari jaringan payudara. Diagnosisnya juga pada stadium yang berbeda-beda, sehingga pengobatannya juga berbeda-beda pula.

“Jadi itulah pentingnya deteksi dini. Jadi pasien tahu berada di stadium yang dini sehingga pengobatannya juga bisa optimal,” terangnya.

Kata Dokter Mitha, awal timbulnya kanker payudara, biasanya ada beberapa hal yang harus diketahui oleh masyarakat.

“Gejala-gejala yang harus diwaspadai itu adalah biasanya ada benjolan di payudara, lalu keluar cairan dari puting, puting retraksi atau tertarik ke dalam, ada benjolan di ketiak atau bengkak di lengan,” ungkap Dokter Mitha yang juga lulusan Universitas Airlangga (Unair) tersebut.

Dia juga mengatakan, sekitar 80 persen, pasien kanker payudara yang datang ke rumah sakit sudah dalam kondisi stadium lanjut. “Mereka kebanyakan kurang pengetahuan tentang penyakit ini dan cara pengobatannya. Dan biasanya sudah merasakan nyeri yang luar biasa atau stadium lanjut, baru ke rumah sakit,” ungkapnya.

Dokter Mitha menghimbau, untuk bisa terhindar penyakit kanker, masyarakat harus melakukan deteksi dini.

"Deteksi dini itu bisa dengan cara Sadari atau Periksa Payudara Sendiri. Namun kalau memang ragu, juga bisa dengan cara Sandanis atau Pemeriksaan Payudara Klinis, seperti ke Puskesmas ataupun Rumah Sakit" himbaunya. (gk/and)