best website stats Antarkan Gadis, Pemuda Asal Mojokerto Diduga Disabet Pedang Oleh Orang Tak Dikenal - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Antarkan Gadis, Pemuda Asal Mojokerto Diduga Disabet Pedang Oleh Orang Tak Dikenal

majamojokerto.com

Kondisi korban (kiri), yang diduga terkena sabetan pedang oleh orang tak dikenal.

Muhammad Syahrul Hafid (21) pemuda asal Dusun Bendungan, Desa Tempuran, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal. Akibatnya, korban mengalami luka dibagian wajah dan punggung akibat diduga terkena sabetan pedang.

Informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM, aksi pengeroyokan itu berawal saat korban mengantarkan seorang gadis yang baru dikenalnya, disaat menonton hiburan expo diwilayah Mojosari. 

“ Awal mula kenalan, si perempuan ini mengaku bernama Vina, dia berasal dari Desa Sajen, Kecamatan Pacet, Mojokerto,” ungkap Hadi saat dikonfirmasi dirumahnya, Rabu (17/10/19)

Dia mengaku, aksi pengeroyokan itu terjadi sangat cepat pada Jum’at lalu (11/10/2019) sekitar pukul 23.00 WIB. Tiba-tiba saat dia mengantarkan si Vina pulang atau tepatya baru sampai di Desa Kuripansari, Kecamatan Pacet, dia (korban) didatangi 4 orang tak di kenal dengan membawa senjata tajam berupa pedang.

” Dengan tiba-tiba saya ini langsung dikeroyok dengan menggunakan jenis senjata tajam, yang saya tau seperti pedang. Saya juga tak kenal sama empat orang ini,” tuturnya.

Saat kejadian, 4 pelaku pengeroyokan menggunakan dua sepeda motor yakni jenis Yamaha Vixion dan sepeda protolan. “ Saya tidak kenal dan tidak merasa mempunyai kesalahan dengan mereka. Tapi tiba-tiba saya diserang,” tambahmya.

Korban berhasil melarikan diri, meski dengan kondisi luka bacok pada bagian wajah dan punggung. “Saya langsung balik arah. Untung, motor saya tidak lkut dirampas,” terangnya.

Korban kemudian menuju puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis. Kasus ini juga sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Sementara itu, Ipda Teguh Kariyadi - Kasubbag Humas Polres Mojokerto membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini petugas tengah melakukan penyelidikan dan pengejaran para pelaku pengeroyokan yang dilakukan terhadap korban asal warga Kecamatan Pungging.

” Barang bukti berupa visum korban dan pakaian dengan bercak darah juga sudah kita dapat. Tinggal menunggu perkembangan hasil penyelidikan,” tandasnya. (fad/and)