best website stats Kawal Sidang Kasus Pembunuhan Pengusaha Asal Trowulan, Ratusan PSHT Padati PN Mojokerto - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Kawal Sidang Kasus Pembunuhan Pengusaha Asal Trowulan, Ratusan PSHT Padati PN Mojokerto

majamojokerto.com

Ratusan pesilat dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari berbagai wilayah, telah memadati kantor Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto yang berada di jalan Ra Basuni, Sooko, Kamis (10/10/2019).

Mereka mengawal sidang pembacaan tuntutan perkara pembunuhan dan pembakaran dengan korban yakni pengusaha rongsokan asal Kecamatan Trowulan, Mojokerto.

Dari pantauan Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM dilokasi, sejak pukul 10.00 WIB, ratusan massa PSHT yang datang dari Mojokerto dan berbagai wilayah sudah memadati jalan Ra Basuni Sooko Mojokerto.

Mereka yang datang dengan berseragam serba hitam, membawa satu truk dan membawa bendera dan berbagai poster tuntutan salah satunya "Tegakkan Pasal 340 KUHP Hukuman Mati, dan 'Nyowo Bales Nyowo".

Aksi ratusan massa PSHT itu dijaga ketat polisi. Petugas menutup pintu gerbang PN Mojokerto, agar massa tidak masuk. Polisi hanya mengizinkan perwakilan massa untuk mengikuti persidangan.

Indarto, salah seorang koordinator massa PSHT mengatakan, ratusan pesilat yang berkumpul didepan PN Mojokerto merupakan dari berbagai daerah di Jatim. Mulai dari Mojokerto, Surabaya, Lamongan, Nganjuk, Jombang, Tulungagung, Bojonegoro, Kediri, hingga Gresik.

"Kami meminta Pengadilan Negeri Mojokerto menjatuhkan vonis mati terhadap pembunuh saudara kami Eko Yuswanto," ungkapnya.

Hingga pukul 11.20 WIB, sidang dengan agenda pembacaan tuntutan kasus pembunuhan dan pembakaran Eko Yuswanto (32) belum dimulai. Rencananya, sidang akan digelar di ruangan Cakra PN Mojokerto.

Sedangkan Eko Yuswanto (korban pembunuhan, red) diketahui merupakan salah seorang warga PSHT.

Sekedar informasi, pengusaha rongsokan asal Kecamatan Trowulan bernama Eko Yuswanto telah ditemukan meninggal dengan kondisi terbakar di hutan kayu putih yakni di Dusun Manyarsari, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto, Senin lalu (13/5/2019) sekitar pukul 07.15 WIB.

Kondisi korban saat itu tengkurap dengan kepala menghadap ke selatan. Kepala korban juga terbungkus karung plastik.

Korban Eko Yuswanto terungkap telah dibunuh oleh tetangganya sendiri bernama Priono alias Yoyok (38) pada Minggu (12/5/2019).

Dia dibantu temannya, Dantok Narianto alias Gondol (36), warga Dusun Dimoro, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Mojokerto. Pembunuhan ini dipicu dendam Priono terhadap korban Eko Yuswanto.

Akibat perbuatannya, Priono dan Dantok dijerat Pasal Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana subsider Pasal 338 KUHP subsider Pasal 365 ayat (3) KUHP. (fad/and)