best website stats Gagal Bawa Kabur Hasil Jambret, Warga Asal Mojokerto Justru Diringkus Polisi - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Gagal Bawa Kabur Hasil Jambret, Warga Asal Mojokerto Justru Diringkus Polisi

majamojokerto.com

Nasib nahas dialami oleh seorang pemuda asal Mojokerto. Saat ini dirinya berurusan dengan polisi karena gagal melakukan aksi jambret terhadap calon pasangan pengantin di Jalan Raya Mayjen Sungkono, Kota Mojokerto.

Informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM, pemuda itu bernama berinisial MIP (21) asal Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Aksi itu dilakukannya pada Senin malam (07/10/19) sekitar pukul 22.00 WIB.

Tak hanya apes karena gagal membawa kabur hasil jambretan, pelaku juga menjadi amukan warga yang geram atas aksinya.

Kompol Muhammad Sulkhan, Kapolsek Magersari mengatakan, petugas segera datang ke lokasi untuk mengamankan pelaku penjambretan. " Kemarin sempat jadi bulan-bulanan warga, kemudian diamankan oleh anggota," ungkapnya, Selasa (08/10/19).

Menurutnya, pelaku anak satu ini melakukan aksinya seorang diri dengan cara membuntuti korban saat melintas di jalan Mayjen Sungkono atau tepatnya didepan kelurahan Wates, Kota Mojokerto menuju rolak 9. Korban masing-masing berinisial YN dan IS. "Pasangan ini mau menikah dan sudah lamaran," tambahnya.

Baca juga : Video Tak Senonoh Diduga Gadis SMP di Mojokerto Viral

Saat kejadian, korban ini hendak mencari makan. Namun saat melintas, tas pinggang berwana hijau milik korban langsung di tarik hingga putus.

Korban yang sadar pasangannya menjadi korban penjambretan langsung berusaha mengejar pelaku. " Saat dikejar, pelaku ini panik hingga jatuh. Akhirnya diamankan oleh warga di wilayah Mojoanyar," terangnya.

Dari keterangan yang bersangkutan, pelaku nekat melakukan aksinya karena terhempit ekonomi. Selain itu pelaku juga habis di PHK (Putus Hubungan Kerja) dari tempat kerjanya pada seminggu yang lalu di wilayah Sidoarjo.

Sementara untuk barang bukti berupa satu unit sepeda motor jenis Mega Pro yang digunakan beraksi, uang tunai sebesar Rp 700 ribu dan satu unit hp jenis Vivo turut diamankan petugas.

" Pasal yang kita sangkakan 363 ayat 1 ancamanya diatas tiga tahun penjara," tandasnya. (fad/and)