best website stats Polres Mojokerto Ringkus 3 Spesialis Pembobol Gudang dan Toko - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Polres Mojokerto Ringkus 3 Spesialis Pembobol Gudang dan Toko

majamojokerto.com

Tiga Komplotan spesialis pembobol gudang antar wilayah dengan cara menjebol tembok berhasil dilumpuhkan dengan timah panas oleh Satreskrim Polres Mojokerto.

Informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM, ketiga pelaku yang diamankan yakni Agus Hariyanto (49) asal Dusun/Desa Pojok, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Muhmad Tohir (43) asal Dusun Kerampon Tengah, Desa Kerampon, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang dan Harso (40) asal Dusun Geger, Desa Plososari, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang.

AKBP Setyo Koes Heriyatno, Kapolres Mojokerto mengatakan, ketiga pelaku diamankan oleh petugas di wilayah Jalan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, setelah petugas melakukan penyelidikan di dua toko yang disatroni oleh para pelaku.

" Terakhir, para pelaku melakukan aksinya di toko swalayan di Desa Blimbingsari Kecamatan Sooko dan di sebuah gudang di Kecamatan Mojosari. Berawal dari situ petugas melakukan pengembangan dengan rekaman CCTV dilokasi tersebut," ungkapnya.

Setelah berhasil mendapati keberadaan para pelaku, petugas berhasil mengamankan ketiganya pada Kamis (5/09/19) sekitar pukul 01.30 WIB.

" Saat kita amankan, mereka mencoba melawan, sehingga kita lumpuhkan dengan tembakan terukur," terangnya.

Dari hasil pemeriksaan, para pelaku ini sudah beraksi di 18 TKP yang tersebar dari mulai Tuban, Lamongan, Jombang, Gresik, Kediri dan Kota/Kabupaten Mojokerto.

10 TKP itu diantaranya di wilayah Kota/Kabupaten Mojokerto. " Sasarannya adalah toko atau gudang penyimpan logistik. Yang mereka incar adalah benda benda yang mudah di jual, seperti rokok dan benda lainnya. Dan mereka sudah beraksi sejak 2017 yang lalu," tambahnya.

Selama melakukan aksinya, kata Kapolres, mereka beraksi dengan cara menjebol tembok gudang atau toko dengan alat yang sudah dimodifikasi, seperti linggis, gergaji, tang, obeng hingga kikir.

Setelah berhasil menjebol tembok dan tersangka bisa masuk, ketiganya mulai beraksi dengan menguras isi toko maupun gudang. Sekali beraksi mereka bisa meraup keuntungan mencapai Rp 10 sampai Rp 15 juta.

Akibatnya, ketiga pelaku bakal dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Untuk hukuman maksimal di atas tiga tahun penjara.

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni alat alat yang digunakan oleh para pelaku, seperti linggis, tang, gergaji besi, dua hp dan satu unit sepeda motor yang digunakan para pelaku. (fad/and)

majamojokerto.com