best website stats Diduga Sakit, Seorang Napi Kelas IIB Mojokerto Meninggal - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Diduga Sakit, Seorang Napi Kelas IIB Mojokerto Meninggal

majamojokerto.com

Foto : Ilustrasi

Diduga karena sakit, seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas) kelas IIB Mojokerto meninggal dunia, Kamis (19/09/2019).

Informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM, napi yang meninggal itu bernama Seman (52) warga asal Pohjejer, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Pria yang sudah menjalani hukuman selama 4 bulan dalam kasus judi tersebut dinyatakan meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

Tendi Kustendi, Kepala Lapas klas IIB Mojokerto mengatakan, warga binaan lapas yang meninggal itu tidak ada kaitannya dengan kekerasan, melainkan karena sakit yang dideritanya.

" Dia meninggal sekitar 15.00 WIB saat menjalani perawatan di RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto," jelasnya.

Menurutnya, Seman sebelumnya sering mengeluh sakit pada ulu hati. Beberapa kali penangan medis juga sering dilakukan. Kali pertama penanganan medis dilakukan perawat lapas pada bulan Juli dan 7 September lalu.

" Tadi Kamis (19/09/2019), Seman ini dikunjungi keluarganya sekitar pukul 10.00 WIB. Dia juga sudah mengeluh sakit pada ulu hati. Bahkan dia meminta pada keluarganya untuk dibawakan minyak kayu putih," terangnya.

Setelah dibesuk, dia kembali ke kamar. Namun tidak lama kemudian sekitar pukul 14.40 WIB, Seman kembali mengeluh sakit pada dadanya.

Lalu, dia dibawa ke klinik lapas. Namun karena kondisinya tak memungkinkan, petuags lapas membawanya ke RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto untuk penanganan lebih lanjut.

’’Setelah diambil tindakan oleh dokter jaga dengan dipijat jantung, setelah di EKG dinyatakan flat atau tidak ada detak jantung. Dia akhirnya dinyatakan meninggal dunia,’’ katanya.

Tendi juga mengatakan, korban masuk pada pertengahan Juni lalu dan akan bebas pada 15 Oktober mendatang. ’’Waktu pagi saat dibesuk sehat-sehat saja. Hanya ngeluh sakit di ulu hati saja,’’ tandasnya.

Setelah dinyatakan meninggal, korban dibawa oleh keluarganya pulang sekitar pukul 19.00 WIB untuk dimakamkan. (fad/and)