best website stats BPBD Mojokerto : Panggil Mobil Damkar Saat Terjadi Kebakaran, Tidak Dipungut Biaya - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

BPBD Mojokerto : Panggil Mobil Damkar Saat Terjadi Kebakaran, Tidak Dipungut Biaya

majamojokerto.com

Foto : Ilustrasi Penanganan Kebakaran

Terlambatnya penanganan insiden kebakaran lahan hingga rumah yang sering terjadi di wilayah Kabupaten Mojokerto saat musim kemarau, disebabkan minimnya informasi masyarakat kepada petugas.

Informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM, banyak masyarakat yang menganggap jika memangil mobil pemadam kebakaran atau Damkar akan dikenakan biaya.

Menanggapi hal itu, Muhammad Zaini, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencan Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto mengaskan, tidak ada pungutan biaya dalam memanggil mobil Pemadam Kebakaran (Damkar).

Bahkan pihaknya berharap, agar masyarakat tanggap dalam memberikan informasi jika terjadi kebakaran agar segera bisa diselamatkan. Dalam melakukan upaya pemadaman kebakaran, pihaknya tidak memungut biaya sama sekali kepada masyarakat.

"Saya tegaskan di sini, dalam upaya kami menaklukan api saat kebakaran tidak ada pungutan biaya.  Baik itu untuk uang bensin atau pengisian air, itu sudah ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah," kata Zaini, Selasa (10/09/19).

Selain faktor teknis dan alam, penyebab lain dari kebakaran adalah kurangnya kesadaran warga untuk melaporkan kejadian tersebut kepada aparat.

Menurut Zaini, dari beberapa kejadian saat mengatasi adanya kebakaran, informasi ataupun laporan masyarakat selalu terlambat. " Apalagi kalau lokasinya jauh, jelas mengatasinya akan terlambat," terangnya.

Karena sampai saat ini masih ada saja masyarakat yang takut memanggil damkar ketika ada kebakaran. Ada juga yang beranggapan harus membayar.

Untuk itu bagi siapapun yang melihat kebakaran, maka segera menghubungi BPBD atau petugas pemadam kebakaran terdekat. "Kobaran api itu bisa kita hindari kalau kita tahu cara mencegahnya. Salah satunya melalui peran aktif dari kita sebagai masyarakat. Ini diperlukan dalam hal ini," katanya. (fad/and)