best website stats Ditemukan Pengedar Narkoba, Tempat Karaoke di Mojokerto Ini Tak Diperpanjang Izinnya. Ini Kata Walikota - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Ditemukan Pengedar Narkoba, Tempat Karaoke di Mojokerto Ini Tak Diperpanjang Izinnya. Ini Kata Walikota

majamojokerto.com

Ika Puspitasari atau Ning Ita, Walikota Mojokerto menegaskan, pihaknya tidak akan memperpanjang perizinan tempat hiburan malam X2X Family Karaoke yang berlokasi di jalan Pahlawan, Kota Mojokerto.

Informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM, perizinan tempat itu tidak diperpanjang, karena adanya 7 pelaku pengedar narkoba yang diringkus oleh Satnarkoba Polresta Mojokerto saat didalam room X2X Family Karaoke beberapa Minggu lalu.

" Iya, tidak akan di perpanjang izinya," tegas Ning Ita, Walikota Mojokerto saat dimintai keterangan di Pemkot Mojokerto, Sabtu (07/09/2019).

Ning Ita juga mengatakan, Pemkot sudah berkomitmen akan melakukan pemberantasan nerkoba di Kota Mojokerto. " Pada satu setengah bulan yang lalu, kita bersepakat dengan mengundang Forkopimda, BNN, Kepala Sekolah SMA/SMP dan pemilik tempat hiburan malam yang ada di kota Mojokerto. Bahwasanya Mojokerto darurat Narkoba, kita harus memeranginya," tuturnya.

Selain gencar sosialisasi bersama  instansi terkait dalam memerangi Narkoba. Aksi nyata yang dilakukan yakni melakukan deklarasi Anti Narkoba yang diinisiasi oleh Polresta Mojokerto, juga sosialisasi tiap kelurahan yang dilakukan setiap hari Jum'at oleh Kader Jentik dan BNN.

" Satpol PP dengan BNN juga rutin melakukan sidak dirumah kos maupun hiburan malam. Ini rencanaya BNN akan mengandeng Dinkes untuk melakukan tes urin ke tiap-tiap rumah kos. Kita juga sudah menyegel satu rumah kos yang di temukan adanya Narkoba kan," tambahnya.

Selain itu, kata Ning Ita, Pemkot juga memberikan surat edaran kepada setiap rumah kos maupun tempat hiburan malam. Sekaligus meminta pemilik usaha bertanggung jawab atas pencegahan peredaran dan penyalagunaan narkoba di Kota Mojokerto.

" Jika ditemukan tidak akan kita perpanjang izinnya. Sebab ini menyangkut massa depan. Apalagi saat ini narkoba sudah menyasar kalangan pelajar SMP," tegasnya. (fad/and)