best website stats 231 Napi di Lapas Klas II B Mojokerto Dapat Remisi, 11 Diantaranya Langsung Bebas - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

231 Napi di Lapas Klas II B Mojokerto Dapat Remisi, 11 Diantaranya Langsung Bebas

majamojokerto.com

Sebanyak 231 narapidana di Lapas Klas II B Mojokerto, mendapatkan remisi HUT Kemerdekaan RI ke-74. Dari jumlah itu, sebanyak 11 narapidana diantaranya bebas karena telah habis masa hukumannya setelah dipotong remisi. Kesebelas narapidana itu pun merayakan hari kebebasannya dengan sujud syukur.

Informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM, remisi diberikan setelah para narapidana mengikuti upacara HUT ke-74 RI di halaman Lapas Klas II B Mojokerto, Jalan Taman Siswa. 11 Narapidana yang memakai kemeja putih dan celana hitam, spontan sujud syukur setelah dinyatakan bebas. Sayangnya belum nampak keluarga maupun kerabat yang menyambut kebebasan mereka.

’’Yang mendapat remisi sehingga hari ini bebas ada 11 narpidana. Lima diantaranya narkoba, lima pencurian, dan satu kasus perjudian,’’ kata Tendi Kustendi, Kepala Lapas Mojokerto, usai menyerahkan remisi kepada narapidana.

Menurutnya, di hari kemerdekaan ini setidaknya terdapat 231 narapidana yang mendapatkan potongan massa tahanannya. Ratusan narapidana dari berbagai kasus itu sebagian besar mendapatkan remisi selama 1-3 bulan. Tapi, ada juga yang mendapatkan remisi selama 4, 5, dan 6 bulan.

Tendi jyga mengatakan, ada dua jenis remisi yang diberikan kali ini. Pertama, sebelas narapidana yang bebas, tergolong menerima remisi umum dua. Karena remisi yang diberikan tepat dengan sisa masa hukuman mereka.

Sebaliknya, 220 narapidana lainnya menerima remisi umum satu. Menyusul, mereka masih harus menjalanai masa hukuman yang tersisa setelah dipotong remisi di hari bersejarah ini.

’’Remisi diberikan pada napi yang sudah menjalani pidana minimal 6 bulan. Tentunya dengan kriteria berkelakuan baik. Tidak pernah melanggar tata tertib di dalam lapas,’’ terangnya.

Dilain sisi, pihaknya juga tak bisa menjamin para narapidana yang mendapatkan remisi akan berkelakuan baik saat sudah bebas. Yang jelas, setidaknya hak mereka mendapatkan remisi sudah terpenuhi. ’’Perilaku setelah bebas tergantung pada manusianya,’’ jelasnya.

Remisi ini tidak lain sekaligus untuk mengurangi penghuni Lapas Mojokerto yang sudah over kapasitas. Lapas yang idealnya untuk menampung 334 narapidana dan tahanan, saat ini ditempati 734 orang. (fad/and)

majamojokerto.com