best website stats Keindahan Bukit Semar di Mojokerto, Kini Digandrungi Para Pendaki   - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Keindahan Bukit Semar di Mojokerto, Kini Digandrungi Para Pendaki  

majamojokerto.com

Pesona keindahan alam di Mojokerto memang sangat menjanjikan bagi banyak wisatawan yang mampir. Selain disebut sebagai pusat kerajaan Majapahit, Kabupaten Mojokerto juga banyak menyimpan destinasi wisata alam yang tak kalah dengan wilayah lain.

Seperti baru-baru ini, sebuah wisata pendakian di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto yakni Bukit Semar. Berlokasi di Desa Dilem tepatnya di lereng gunung Anjasmoro sisi utara yang saat ini tengah digandrungi banyak pendaki dari berbagai daerah khususnya para kaum melenial dan pendaki pemula.

Informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM, selain menawarkan panorama yang eksotis, bukit Semar yang memiliki ketinggian 933 Meter Diatas Permukaan Laut (MDPL), juga menawarkan sensasi yang berbeda. Disana bisa menikmati keindahan matahari terbit diantara dua gunung sekaligus, yakni gunung Penanggungan dan gunung Welirang.

Sebaliknya, saat matahari terbenam pendaki bisa menikmatinya di kaki gunung Anjasmoro. Sementara di sisi selatan barat pendaki juga dimanjakan dengan pemandangan panorama alam dan peninggalan sejarah berbentuk Candi Pari.

Tak sampai disitu, dikala malam hari pendaki juga akan dimanjakan dengan keindahan gemerlap pemandangan gemerlap lapu perkotaan yang nampak jelas jika dilihat dari atas bukit.

Muhammad Sholihin (31) salah seorang pendaki asal Desa Bleberan, Kecamatan Jatirejo mengatakan, untuk sampai disana dirinya harus melakukan perjalanan pendakian kurang lebih 2,5 jam agar bisa sampai di puncak bukit. " Kurang lebih 4,3 kilo lah itu jarak dari pemukiman warga ke puncak," ucapnya

Selain jalan setapak dan medanya juga lumayan ekstrim, setiap pendaki dikenakan biaya retribusi sebesar Rp 5 ribu untuk parkir dan masuk Rp 5 ribu.

Menurutnya, keindahan alam yang tersimpan di bukit Semar tergolong cukup indah, " Keindahan di sana masih alami, juga banyak spot foto pemandangan deretan bebukitan," tandasnya.

Meski masih pertama datang ke Bukit Semar, dirinya berencana datang untuk yang kedua kalinya dengan mengajak teman-temanya yang sama-sama menjadi pecinta alam. " Katanya malam hari pemandangannya semakin bagus, apalagi saat terbitnya matahari," cetusnya.

Baca juga : Air Terjun Watu Ondo, Jujukan Wisata dan Spot Selfi

Sementara itu, Zainul Arifin, Kades Dilem mengatakan, destinasi alam yang baru digarap pemerintah desa ini memang banyak memiliki tersendiri, baik untuk wisatawan maupun para pendaki " Terlebih untuk para pendaki pemula, jelas ini sangat diperuntukkan," jelasnya.

Selain menyuguhkan keindahan alam deretan perbukitan, pendaki maupun wisatawan juga akan menikmati panorama dikala malam hari dan saat terbitnya matahari.

Kata Zainul, sebenarnya Bukit Semar ini berlokasi di kawasan Tahura (Taman Hutan Rakyat) yang kini menjadi destinasi baru bagi para pendaki.

Untuk bisa sampai kesana, kalau dari Kota Mojokerto hanya membutuhkan waktu satu jam dengan menggunakan kendaraan bermotor maupun mobil pribadi. (fad/and/wwn)

majamojokerto.com