best website stats Rencananya Calon Pengantin Wajib Tes Urin ? Ini Kata BNNK Mojokerto  - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Rencananya Calon Pengantin Wajib Tes Urin ? Ini Kata BNNK Mojokerto 

majamojokerto.com

AKBP Suharsi, Kepala BNNK Mojokerto

Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Mojokerto menyambut baik rencana penerapan persyaratan baru, bagi pasangan calon pengantin yaitu wajib tes urin.

Sebab,  program kerjasama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) dengan Kementrian Agama (Kemenag) Jawa Timur ini sebagai upaya nyata, Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Informasi yang dihimpun Maja FM, rencananya persyaratan baru ini akan diterapkan mulai bulan Agustus 2019, untuk memastikan jika calon pengantin terbebas dari narkoba.

AKBP Suharsi, Kepala BNNK Mojokerto mengatakan, untuk mendukung progam kerjasama BNNP dengan Kemenag Jatim, yaitu tes narkoba bagi calon pengantin. BNNK Mojokerto segera koordinasi dengan Wali Kota Mojokerto, Wakil Bupati Mojokerto dan Bupati Jombang.

“Semua BNNK dikumpulkan di BNNP Jatim untuk menindak lanjuti Mou dengan Kemenag. Nanti kita langsung koordinasi dengan walikota dan bupati. Kita menangani tiga wilayah mas, Kab-Kota Mojokerto dan Jombang,” terangnya.

Menurut Suharsi, tes urin bagi calon pengantin ini memang bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Jadi, kalau salah satu calon positif, pasangannya harus tahu dan nanti akan diberi pendampingan atau direhabilitasi. “Tidak ada penundaan acara pernikahan, tapi kalau ada pasangan yang positif, keluarganya harus tahu. Kalau tidak mau ketahuan ya jangan pakai narkoba,” tandasnya.

Sekedar informasi, persyaratan baru dalam pengurusan akte nikah di KUA, semua calon pengantin wajib tes narkoba. Program ini kerjasama BNNP dan Kemenag Jatim.

Moch Amin Mahfud, Plt Kepala Kantor Kemenag Jatim mengatakan, penanda tanganan MoU dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim ini sudah dilakukan pada Jumat lalu (12/7/2019).

“Alhamdulillah kami dengan BNN sudah sepakat. Tujuannya, tidak lain untuk memerangi penyalahgunaan narkoba dan memberantas peredaran gelap narkotika. Kita ini kan mau mempersiapkan generasi mendatang yaitu generasi emas,” ungkapnya

Kata Amin, persyaratan bebas narkoba ini sama seperti layaknya mengurus untuk persyaratan melamar pekerjaan. Mulai saat ini, pihaknya akan mensosialisasikan program ini ke kantor yang berwenang dan juga masyarakat.

Rencananya, persyaratan calon pengantin bebas narkoba ini akan mulai diterapkan pada Agustus mendatang, di seluruh KUA di Jawa Timur. (gk/and)