best website stats Curi Kabel Tembaga Milik Pabrik di Mojokerto, Seorang Satpam Diringkus Polisi. Kerugian Mencapai Rp 15 Juta - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Curi Kabel Tembaga Milik Pabrik di Mojokerto, Seorang Satpam Diringkus Polisi. Kerugian Mencapai Rp 15 Juta

majamojokerto.com

Polisi berhasil mengungkap kasus pencurian kabel tembaga yang ada di pabrik PT. Sun Paper Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Tak disangka sepesilis pencuri kabel tembaga merupakan Satpam, yang seharusnya menjaga keamanan pabrik. Pelaku bernama Eko Budiono (24) asal Desa Wulu, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.

Informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh, Repoter Maja FM, aksi pelaku terbongkar, setelah aksi pencurian yang ketiga. Dia merencakan secara matang, sehingga dengan mudah melakukan pencurian. Dari pengakuannya, pelaku sudah beraksi sebanyak 3 kali hingga merugikan pihak pabrik sebesar 15 juta rupiah.

AKP Gatot Wiyono, Kapolsek Ngoro mengatakan, dalam melakukan aksinya, pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai satpam di pabrik PT Sun Paper dengan mudah megambil kabel tembaga di gudang produksi.

" Dia melakukan di saat jaga malam sekitar pukul 03.00 dinihari. Dalam keadaan sepi, dia memotong kabel tembaga yang belum digunakan dengan mengunakan tang potong dan pisau yang sudah disiapkan olehnya," ungkap Kapolsek, Rabu (10/07/19).

Setelah berhasil memotong, pelaku kemudian melemparkan kabel tersebut keluar pagar. Saat pulang, pelaku mengambil kabel tersebut dan disembunyikan disemak semak. Bahkan aksi itu sudah dilakukan sebanyak tiga kali.

Karena merasa curiga kabel didalam gudang sering hilang, pihak pabrik curiga dan berusaha mencari.  Hasilnya, pihak pabrik menemukan potongan tembaga sepanjang kurang lebih lima meter yang belum sempat dibawa kabur oleh pelaku. " Pelaku sudah melakukan aksinya sejak bulan Mei, bulan Juni dan terakhir pada 7 Juli 2019, " jelasnya.

Akibat perbuatannya, pihak pabrik ditafsir mengalami kerugain hingga Rp 15 juta rupiah. " Dia, kita kenakan pasal 363 ayat (1) ke 5e KUHP, ancamannya di atas tiga tahun penjara," tegasnya. Saat ini, pelaku berada di Mapolsek Ngoro guna pemeriksaan lebih lanjut. (fad/and)