best website stats Dokter Pastikan, 1 Keluarga di Mojokerto Yang Dirawat di Rumah Sakit Mengalami Keracunan Makanan - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Dokter Pastikan, 1 Keluarga di Mojokerto Yang Dirawat di Rumah Sakit Mengalami Keracunan Makanan

majamojokerto.com

Foto : dr. Roisul Umam, Manager Pelayanan Medis RSI Sakinah saat memberikan keterangan kepada awak media

Setelah dilakukan pemeriksaan dan juga tes laborat oleh Dokter sepesialis penyakit dalam RS Sakinah, dokter memastikan satu keluarga di Mojokerto yang mengalami muntah dan diare mengalami keracunan makanan.

dr Roisul Umam, Manager Pelayanan Medis RSI Sakinah mengatakan, hasil tes laboratorium yang dilakukan oleh dokter sepesialis melalui darah, rontgen, USG dan pemeriksaan lainnya, dokter spesialis mendiagnosa penyebab keempat korban mengalami mual, muntah dan diare karena keracunan makanan.

"Diagnosa dokter spesialis penyakit dalam memang keracunan makanan. Berdasarkan analisa semuanya, laborat analisa fisik dan lain-lain, semuanya suspect keracunan makanan," kata dr. Umam kepada Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM.

Namun untuk memastikan makanan yang menjadi sumber racun, pihaknya belum bisa memastikan. Sebab dibutuhkan uji laboratorium terhadap sampel sisa makanan yang di makan oleh para korban. Sayangnya, petugas Dinas Kesehatan Kota Mojokerto yang melakukan penyidikan epidemologi tak menemukan sisa makanan di rumah korban.

"Untuk mengetahui jenis makanan penyebab keracunan haru uji sampel makanan di Labkesda. Itu yang repot," terangnya.

Baca juga : Ada 1 Pasien Lagi Asal Mojokerto Yang Masuk Rumah Sakit, Karena Diduga Keracunan Makanan

Hingga saat ini terdapat 4 orang pasien yang masih dirawat inap di RSI Sakinah. Mereka adalah pasutri Nova Anggraeni (36) dan Heri Estianto (53), asal Jalan Watudakon, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Lalu, Juma'atin (64) asal Desa Gedangan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, serta Hernanik (46) asal Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Seperti diinformasikan sebelumnya, satu keluarga dengan jumlah sekitar 14 orang tersebut sempat berwisata ke Telaga Sarangan. Sebelum akhirnya 7 orang telah dilarikan ke RS Sakinah. (fad/and)