best website stats Hari Pertama Usai Libur Lebaran, Ning Ita Sidak Fasilitas Publik - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Hari Pertama Usai Libur Lebaran, Ning Ita Sidak Fasilitas Publik

majamojokerto.com

Sesuai Surat Edaran (SE) Menpan-RB, setelah cuti bersama Hari Raya Idul Fitri, maka semua Aparatur Sipil Negara (ASN) telah diwajibkan masuk kerja mulai Senin (10/06/2019). Sehingga untuk memastikannya, Ika Puspitasari atau Ning Ita, Wali Kota Mojokerto melakukan sidak ke beberapa kantor Pemkot.

Informasi yang dihimpun Maja FM, sidak kehadiran ASN pasca libur lebaran terbagi menjadi tiga tim. Tim pertama dipimpin langsung oleh Walikota dengan didampingi Kepala BKD, Asisten Administrasi Kesejahteraan, Inspektur Kota Mojokerto, Kabag Humas dan Protokol. Ning Ita meninjau RSUD Wahidin Sudiro Husodo, Pasar Cakar Ayam dan GMSC.

Lalu, Achmad Rizal Zakaria Wakil Walikota Mojokerto sidak di kantor Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPPKA), dan selanjutnya menuju Dinas Perhubungan. Wawali Cak Rizal melakukan sidak dengan didampingi Asisten Administrasi Pemerintahan, Kabag Organisasi, Kabag Kesra, Kabag Umum serta Sekretaris BKD.

Sementara itu, Harlistyati - Sekdakot Mojokerto bersama Sekretaris DPRD, Kabag Pembangunan, Kabag Hukum dan Kabid Pengadaan, Pemberhentian Mutasi dan Promosi BKD meninjau Dinas PU dan Perumahan Rakyat serta Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Kota.

Dari hasil sidak, didapati semua ASN di Kota Mojokerto sudah menjalankan tugasnya masing-masing. Kalaupun ada yang tidak hadir pada hari pertama usai lebaran, hal itu sudah disertai izin dari kepala OPD masing-masing.

Usai menggelar sidak di GMSC, Ning Ita mengatakan, kerjasama dengan BPPT merupakan salah satu program besar Pemkot Mojokerto terkait pelayanan publik. “Ke depan pelayanan publik di Kota Mojokerto akan berbasis elektronik dan terintegrasi antarseluruh OPD. Dan hal ini sudah dimulai dengan penandatanganan kerja sama dengan BPPT beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Ning Ita juga mengatakan, untuk menerapkan sistem ini, Pemkot Mojokerto menunggu tindak lanjut kajian dan hasil dari inventarisasi yang dilakukan dari tim BPPT yang akan segera turun setelah lebaran.

“Pendampingan BPPT tidak hanya sebatas sistem atau aplikasi yang diterapkan di sini. Tapi sekaligus pendampingan SDM sampai benar-benar bisa dilepas dan berjalan paripurna. Kemungkinannya selama 2 atau 3 tahun,” tuturnya.

Dengan aplikasi yang dikembangkan oleh BPPT ini, akan mempermudahkan dalam perijinan usaha. “Kedepan pemohon ijin usaha ketika mengurus sebuah ijin tidak perlu lagi membawa segala persyaratan perijinan. Semua bisa langsung dilihat di sistem tersebut selama basis datanya tersedia di Dispendukcapil,” paparnya. 

Masih kata Ning Ita, pihaknya akan segera menyelesaikan pembangunan gedung GMSC. Termasuk melengkapi semua fasilitas untuk kebutuhan penyandang disabilitas. Sehingga benar-benar memenuhi standar untuk menjadi fasilitas publik, serta memaksimalkan fungsi ruang-ruang kosong yang ada di GMSC.

Sebelum melakukan sidak, Ning Ita dan Cak Rizal menggelar Halal bihalal bersama karyawan-karyawati Pemkot di GOR dan Seni Mojopahit Kota Mojokerto. (gk/and)

majamojokerto.com