best website stats Suasana Dirumah Duka, Sang Istri Minta Agar Pelaku Dihukum Berat - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Suasana Dirumah Duka, Sang Istri Minta Agar Pelaku Dihukum Berat

majamojokerto.com

Laili Fitria, istri Eko Yuswanto (32) pengusaha rongsokan korban pembunuhan yang di temukan terbakar di sawah Desa Gunung Sari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto meminta agar hukuman yang setimpal kepada kedua pelaku.

Hal itu disampaikannya saat di konfirmasi Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM di rumah duka di Dusun Temenggungan, RT 2 RW 5, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Rabu (15/05/2019). Laili hanya berharap, agar hukum bisa membalas dengan seimbang kepada kedua pelaku.

" Saya sudah serahkan kepada pihak kepolisian kasus pembunuhan ini, semoga mendapatkan hukumnya yang setimpal dan seberat-beratnya," tuturnya.

Sebelum meninggal,  Laili terakhir kali bertemu suami pada saat akan berpamitan pergi bersama pelaku. " Sebelumnya tidak kenal dengan suami saya. Dan terduga pelaku juga bukan rekan kerja.  Saat itu suami saya di ajak  keluar, katanya mau mengenalkan barang di Mojosari, " ungkapnya, Rabu (15/5/2019).

Antara korban dan terduga pelaku pertama berangkat ternyata tidak bersamaan, meskipun rumah keduanya berdekatan. Terduga pelaku pertama berangkat lebih dulu dan menunggu di perempatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

"Mas Yoyok (terduga pelaku pertama, red) berangkat dulu. Dia nunggu di perempatan Trowulan. Mas Eko (korban, red) berangkat dari rumah sendiri, jadi berangkat sendiri-sendiri," jelasnya.

Sekedar informasi, korban menikahi Lailil Fitria (28) sekitar 10 tahun lalu, serta dikarunia dua orang anak. Yakni Revania Giska Arnelita Syafitri (9) yang duduk di kelas II MI, serta Meisya Dwi Ambar Sari (7) yang masih sekolah TK. (fad/and)