best website stats 2 Pria di Mojokerto Diringkus Polisi, Karena Diduga Jadi Pelaku Pembunuhan Mayat Terbakar - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

2 Pria di Mojokerto Diringkus Polisi, Karena Diduga Jadi Pelaku Pembunuhan Mayat Terbakar

majamojokerto.com

AKB Sigit Dani Styono, Kapolresta Mojokerto saat di konfirmasi terkait terduga pelaku pembunuhan

Tim Satreskrim Polres Mojokerto Kota dan Tim Jatanras Polda Jatim kembali meringkus satu terduga pelaku pembunuhan Eko Yuswanto (32) pengusaha rosokan asal Dusun Temenggungan, RT 2 RW 5, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Selasa (14/5/2019).

Informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh, Reporter Maja FM, pelaku diketahui berinisial Yn. Ia ditangkap petugas di lingkungan Kenanten Gg.2, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Selanjutnya, Yn langsung dibawa ke Mapolres Mojokerto Kota untuk dilakukan pemeriksaan.

AKBP Sigit Dany Setiyono, Kapolres Mojokerto Kota saat di konfirmasi membenarkan adanya penangkapan pelaku. Sebelumnya polisi juga menangkap pelaku berinisial P yang merupakan tetangga korban.

" Pelaku di amankan oleh anggota sekitar pukul 11.00 WIB. Lokasinya berada di lingkungan Kenanten Gang 2 saat tersangka keluar dari rumahnya." Jelasnya.

Sementara satu pelaku lain yang lebih dulu diamankan yakni tetangga Eko yang berinisial P (38) asal Dusun Temenggungan, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Ia ditangkap kali pertama oleh petugas gabungan pada Senin kemarin (13/5/2019) di rumahnya yang hanya beberapa jam pasca penemuan mayat terbakar di Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.

Mayat Eko ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Seluruh tubuhnya gosong akibat dibakar. Bahkan, petugas pun sempat kesulitan untuk mengenali jenis kelaminnya. Hingga sempat dikabarkan mayat yang dibakar itu merupakan seorang perempuan.

Kuat dugaan, baik P maupun An tersebut merupakan pelaku pembunuhan sadis Eko. Saat ini, petugas Jatanras Polda Jatim dan Satreskrim Polres Mojokerto masih berupaya, untuk mengungkap misteri dibalik kasus pembunuhan dengan melakukan olah TKP di berbagai titik. (fad/and)