best website stats Pelaku Pembobol Brankas Rp 500 Juta di Mojokerto, Ternyata Belajar Dari Youtube   - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Pelaku Pembobol Brankas Rp 500 Juta di Mojokerto, Ternyata Belajar Dari Youtube  

majamojokerto.com

 Komplotan pembobol brankas milik SMK 1 Pungging mengaku hanya membutuhkan waktu 10 menit dalam menjebol branglkas. Mereka juga mengaku bisa melancarkan aksinya karena melihat tayangan Youtube.

" Satu brankas 10 menit. " ungkap Erik, otak pembobolan Brankas di SMK 1 Pungging.

Sambil mempraktikkan aksi pembobolan di SMKN 1 Pungging yang di lakukan pada 28 Maret 2019 lalu, Erik juga mengaku bisa melakukan aksi seperti ini karena belajar secara otodidak dengan cara melihat tayangan di Youtube.

Bahkan, aksi yang serupa dilakukannya sudah beberapa kali, tidak hanya di Mojokerto saja tapi juga beberapa lokasi lain.

" Di SMK Pungging, hanya mencongkel dengan satu teman dengan menggunakan linggis. 1 Brangkas 10 menit, kalau 2 brankas berarti hanya membutuhkan 20 menit." katanya.

Selanjutnya, setelah berhasil membawa kabur hasil kejahatan, keempat pelaku kemudian membaginya. " Kalau yang di SMK Pungging kita bagi rata yakni satu anak 70 juta, kemudian sisanya kita gunakan bersama," tegasnya.

Sementara itu, AKBP Setyo Koes Heriyatno, Kapolres Mojokerto mengatakan, para pelaku selalu melakukan pengintaian selama melancarkan aksinya. Setelah kondisi dan sistem penjagaan dirasa aman, barulah mereka melakukan aksinya.

" Para pelaku ini memang sudah berpengalaman, seperti saat di SMK Pungging. Sebelum melakukan aksi, salah seorang pelaku masuk dengan cara menggunakan zebo. Kemudian keesokan harinya, mereka langsung beraksi." terang Kapolres.

Sedangkan untuk barang bukti yang berhasil diamanakan berupa mobil, 2 linggis, obeng, hasil kejahatan dan 2 brankas.

" Untuk pasal, Kita kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara." tegas Kapolres.

Sekedar informasi, brankas milik SMKN 1 Pungging Mojokerto yang berisi uang lebih dari Rp 500 juta yang tersimpan didalam ruang TU amblas dibawa kabur oleh pelaku pada Kamis lalu (28/3/2019). Padahal uang itu rencananya akan digunakan study wisata para siswa. (fad/and/wwn)