best website stats Aisyiyah Kota Mojokerto Latih 28 Kader, Untuk Cegah Penyebaran TBC - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Aisyiyah Kota Mojokerto Latih 28 Kader, Untuk Cegah Penyebaran TBC

majamojokerto.com

Dinas Kesehatan Kota Mojokerto dan SSR TBC-HIV Care Aisyiyah yang disupport oleh Global Fund (GF), turut mengeliminasi penderita TBC di Indonesia.

Informasi yang dihimpun Maja FM, Aisyiyah Kota Mojokerto telah melatih 28 kadernya menjadi Kader TBC, pada 29 April hingga 3 Mei 2019. Para kader ini akan ditugaskan untuk menjangkau dan mendampingi pasien TBC untuk berobat sampai sembuh.

Tatik Lutfiati, Kepala SSR TBC-HIV Aisyiyah Kota Mojokerto mengatakan, 28 kader ini sudah dibekali ilmu oleh Dinas Kesehatan dan dilatih oleh para fasilitator.

“Para kader ini akan koordinasi dengan petugas TBC di Puskesmas. Jadi setelah menemukan pasien TBC mereka akan membawa ke puskesmas untuk dilakukan tes. Program ini sesuai kampanye dari kementerian Kesehatan, yakni TOSS TB, temukan obati sampai sembuh,” terangnya.

Menurut Tatik, dalam materi pelatihan, pihaknya melibatkan narasumber dan fasilitator dari rumah sakit dan pakar komunikasi. “Intinya, mereka sudah digembleng oleh para nara sumber dan para pakar yang kompeten. Bahkan saat praktek juga dinilai langsung oleh petugas TBC dari Puskesmas,” tambahnya.

Sementara tugas dari 28 kader kesehatan Aisyiyah ini selain melakukan pelacakan penderita TBC. Mereka juga akan memberi materi penyuluhan kepada masyarakat di tingkat lingkungan dan kelurahan mengenai TBC dan cara pencegahannya.

Sementara dr Esti Hermawati, Sekretaris Dinkes Kota Mojokerto mengatakan, pihaknya mengaku cukup terbantu dengan adanya SSR TBC-HIV Care Aisyiyah. Karena bisa bekerjasama dengan puskesmas dalam rangka menemukan pasien TBC dan mendampingi pengobatannya sampai sembuh.

“Kita sangat terbantu dengan adanya Aisyiyah yang mendapat program TBC dari Global fund. Semoga pada tahun 2020 ketika program ini selesai bisa dilanjutkan secara mandiri,” katanya.

Sekedar diketahui, Dinas Kesehatan Kota Mojokerto sedang berupaya menerbitkan regulasi penanggulangan TBC dalam bentuk Peraturan Walikota (Perwali) yang masih proses pengajuan draft. (zac/and)