best website stats Nekad Jambret Tas Milik Karyawan Pabrik, Pria Asal Mojokerto Diringkus Polisi - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Nekad Jambret Tas Milik Karyawan Pabrik, Pria Asal Mojokerto Diringkus Polisi

majamojokerto.com

 Seorang laki-laki penganguran asal kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto nekad melakukan aksi penjambretan terhadap seorang karyawati pabrik, setelah pulang dari bekerja di kawasan Ngoro Industrik Park (NIP), atau tepatnya di jalan raya barat pabrik PT. Roman Keramik pada Jum'at siang lalu (19/4/2019).

Kompol Gatot Wiyono, Kapolsek Ngoro saat di konfirmasi Fuad Amanulloh - Reporter Maja FM mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari korban, petugas langsung melakukan penyelidikan.

" Kita berbekal dari ciri-ciri pelaku dari hasil pemeriksaan korban. Kemudian petugas dari Polsek Ngoro yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Selimat berhasil meringkus pelaku di depan Indomaret di kawasan Ngoro pada Sabtu pekan lalu (27/04/2019) sekitar pukul 21.00 WIB." kata Kapolsek, Selasa (29/04/2019).

Masih kata Kapolsek, pelaku atas nama Masyariq Fatwa alias Erik (31) asal Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Selain berbekal ciri-ciri, polisi juga mendapati topi milik pelaku yang tertinggal usai melakukan aksi perampasan. Sehingga hal itu memudahkan petugas melakukan aksi pengejaran.

Dari penagkapan dan penggeledahan yang di lakukan di rumah pelaku, petugas berhasil menemukan barang bukti milik korban yang masih disimpan, yakni berupa hp dan identitas.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku telah melakukan aksi perampasan sebanyak 5 kali di TKP yang sama. " Pelaku membuntuti korban dari belakang, kemudian saat kondisi aman di jalan yang sepi, pelaku langsung menarik tas milik korban hingga putus," tuturnya.

Masih kata Kapolsek, akibat aksi nekad pelaku yang biasanya mangkal di kawasan Ngoro, para korban yang menjadi sasaran sering mengalami luka dan terjatuh. Sebab pelaku melakukan aksinya dengan cara memaksa.

Barang bukti berupa HP, potongan tas milik korban, lalu sepeda motor dan satu topi berwarna hitam milik pelaku berhasil diamankan polisi.

" Kita menghimbau agar para korban yang pernah menjadi korban dari pelaku segera lapor." tandasnya.

Kapolsek menegaskan, pelaku terancam hukuman di atas 3 tahun penjara. " Pelaku melanggar pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan." pungkasnya. (fad/and/wwn)