best website stats TB Care Aisyiyah Kota Mojokerto Ajak Masyarakat "Kenali TB mu Dari Sekarang" - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

TB Care Aisyiyah Kota Mojokerto Ajak Masyarakat "Kenali TB mu Dari Sekarang"

majamojokerto.com

Dalam memperingati hari TBC sedunia, TB Care Aisyiyah Kota Mojokerto menggelar kegiatan di Alun-alun Mojokerto Minggu pagi atau bersamaan saat Car Free Day (28/4/2019), dengan tema “ Ketahui Status TBC mu Dari Sekarang ”.

Informasi yang dihimpun Maja FM di lokasi, TB Care Aisyiyah Kota Mojokerto mengajak masyarakat untuk senam pagi bersama, lalu dilanjutkan dengan tes kesehatan gratis, screening TBC, penyuluhan tentang TBC, dan cara penggunaan masker yang benar hingga pelepasan balon.

Tatik Lutfiati, Kepala SSR TB-HIV Aisyiyah Kota Mojokerto mengatakan, fenomena kasus TBC di Kota Mojokerto memang cukup tinggi.  “Kalau batuk berdahak selama dua minggu, ya harus periksa ke puskesmas. Apalagi disertai munculnya keringat dingin dan sesak nafas,” terangnya.

Menurutnya, TBC-HIV Care Aisyiyah yang menjafmdi organisasi sosial masyarakat, mempunyai kewajiban untuk membantu pemerintah menangani hal ini.

“ TB Care Aisyiyah ini organisasi sosial masyarakat, maka menjadi kewajiban kami untuk menangani, karena TB ini memang harus di tuntaskan. Kita wujudkan, agar masyarakat paham terhadap TBC, termasuk paham penanggulangannya. Peran kita membantu pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan, untuk menguatkan kader-kader,” ujar Tatik kepada Maja FM.

Tatik juga berharap, dengan adanya kegiatan atau program-program yang dilakukan TB Care Aisyiyah ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, untuk mewujudkan Kota Mojokerto ini bebas dari TBC tahun 2035.

Baca juga : TB Care Aisyiyah Kota Mojokerto Dorong Agar Ada Perwali Terkait Penanggulangan TBC

Sementara itu, Dr. Esti Hermawati, Sekretaris Dinkes Kota Mojokerto mengatakan, penanggulangan TBC di Kota Mojokerto menjadi atensi Pemkot, dalam hal ini Dinas Kesehatan. “Kita apresiasi SSR TBC-HIV Aisyiyah yang menggelar acara ini. Karena TBC memang harus dituntaskan. Targetnya 2030 Indonesia bebas TBC,” jelasnya.

Menurutnya, selama ini Dinas Kesehatan sudah melakukab berbagai upaya penanggulangan TBC, termasuk rencana penerbitan regulasi TBC di Kota Mojokerto. “Dinas Kesehatan segera mengusulkan regulasi dalam bentuk peraturan walikota yang didalamnya mengatur warga yang terduga TBC harus mau diperiksa,” tambahnya.

Sekedar diketahui, jumlah warga Kota Mojokerto yang terdeteksi terkena TBC mencapai 391 orang, 75 diantaranya anak-anak. (bay/gk/and)

majamojokerto.com
majamojokerto.com