best website stats Diduga Rem Blong di Jalur Pacet - Cangar, Mahasiswi Asal Sidoarjo Meninggal Dunia - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Diduga Rem Blong di Jalur Pacet - Cangar, Mahasiswi Asal Sidoarjo Meninggal Dunia

majamojokerto.com

Foto : Motor milik korban yang terperosok ke dalam jurang di kawasan jalur Pacet - Cangar, Minggu kemarin (21/04/2019). Foto : Reporter Fuad Amanulloh

Seorang mahasiswi asal Kabupaten Sidoarjo meninggal dunia, setelah diduga mengalami rem blong hingga masuk ke dalam jurang di jalur Gotekan atau jalan penghubung Pacet - Cangar, Minggu kemarin (21/04/2019).

Informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh - Reporter Maja FM, mahasiswi itu bernama Sherly Ayu Widyaningrum (20) asal Desa Kureksari, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Kurniadi, seorang warga sekitar mengatakan, peristiwa itu terjadi Minggu kemarin sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu korban berboncengan dengan temanya bernama Lia Andreani yang sama-sama menjadi seorang mahasiswi di Universitas Muhammadiyah, Sidoarjo. " Satu orang selamat dalam insiden ini," ungkap Kurniadi, Senin (22/04/2019).

Menurut Kurniadi, korban melaju dari arah Batu menuju Pacet, Mojokerto. Saat itu sepeda motor milik korban diduga mengalami rem blong, dan tidak bisa mengendalikan laju motor hingga akhirnya terjatuh dan masuk ke dalam jurang.

" Kejadiannya tepat di sebelah tikungan Gotekan. Saat itu korban mengendarai sepeda motor Beat bernopol W 5443 Q. Korban berboncengan dengan temanya." tegasnya.

Akibat kejadian ini, satu mahasiswi meninggal dunia atas nama Sherly Ayu Widyanigrum. Sedangkan temannya yang bernama Lia Andreani asal Desa Ketajen, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo berhasil selamat.

" Sherly mengalami luka cukup serius di bagian kepala, dan meninggal dunia setelah di bawa ke RS Sumberglagah, Pacet. Sedangkan temanya hanya mengalami luka ringan," tegasnya.

Sementara itu, Ipda Edy Widoyono, Kanitlantas Polres Mojokerto saat di konfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. " Korban atas nama Sherly meninggal dunia di RS setelah di evakuasi oleh petugas di bantu relawan dan warga." pungkasnya. (fad/and)