best website stats Curi 5 Tabung Elpiji, 2 Pemuda Asal Mojokerto Nyaris Babak Belur - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Curi 5 Tabung Elpiji, 2 Pemuda Asal Mojokerto Nyaris Babak Belur

majamojokerto.com

Dua warga asal Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto pada Senin malam (15/04), nyaris saja babak belur di hakimi ratusan warga. Keduanya nekad mencuri 5 tabung LPG 3 Kg milik pedagang kaki lima (PKL) yang sedang di tinggal oleh pemiliknya.

informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh - Reporter Maja FM, kedua pelaku berinisial APP (21) dan MA (22) asal Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Ahmad Taufik, salah seorang saksi mata kejadian mengaku, setelah kepergok membawa tabung LPG melon dari salah satu gerobak milik warga, kedua pelaku langsung di arak dengan telanjang dada Ke Polsek setempat.

" Keduanya sering kok nongkrong disini, dan warga juga ada yang mengenali. Sehingga warga yang geram tak sampai membabi-buta, hanya kita arak ke Polsek dengan telanjang dada sembari membawa barang bukti yang mereka curi," ungkapnya.

Taufik menceritakan, aksi pencurian tabung LPG 3 kg itu kali pertama diketahui oleh anak-anak Karang Taruna yang sedang berada di sekitar lokasi. Keduanya (pelaku) kedapatan membawa tabung LPG dari halaman kantor Perhutani Pacet, dengan cara mengendap-ngendap. Karena curiga, para pemuda pun langsung menangkap keduanya.

" Di halaman Kantor Perhutani Pacet itu banyak gerobak PKL yang di titipkan, sehingga keduanya beraksi di lokasi itu," imbuhnya.

Menurutnya, aksi tersebut terjadi sekitar pukul 23:00 WIB, saat semua gerobag yang di titipkan oleh para pedagang sedang sepi.

Sementara itu, Ipda Misdak, Kanit Reskrim Polsek Pacet mengatakan, kedua pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai sopir tangki air dan kenek truk tersebut saat ini berada di Polsek Pacet untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

" Mereka melakukan aksi pencurian dengan cara menjebol engsel gerobak pedagang. Setelah berhasil, mereka lantas membawa kabur dan rencananya akan di jual dengan harga Rp 900 ribu," tegasnya.

Menurut Misdak, beruntung dalam aksinya, pelaku ini masih selamat dari amukan. Akibat perbuatannya, kedua pelaku bakal terancam pasal 363 KUHP tenteng pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal di atas tiga tahun penjara. (fad/and)