best website stats Jelang Pemilu 2019, Warga di Mojokerto Deklarasikan Kampung “Anti Politik Uang” - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Jelang Pemilu 2019, Warga di Mojokerto Deklarasikan Kampung “Anti Politik Uang”

majamojokerto.com

Menjelang Pemilu yang akan digelar 17 April 2019, warga jalan Kecapi dan jalan Leci, Perumahan Magersari - Kota Mojokerto, mendeklarasikan sebagai kampung "Anti Politik Uang", Minggu pagi kemarin (31/03/2019).

Informasi yang dihimpun Maja FM, deklarasi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, diantaranya Halila Rama Purnama - Kajari Kota Mojokerto, Aang Kunaefi - Komisioner Bawaslu Jatim hingga perwakilan dari Polresta Mojokerto.

Erti Nurhayati - salah satu inisiator dalam deklrasi ini mengatakan, pembentukan kampung anti Politik Uang ini merupakan kesepakatan sekitar 60 KK di 2 jalan dalam satu RT. “ Kita ingin kampung kita benar-benar bersih dari politik uang,” katanya.

Meski tidak ada “uang coblosan”, warga tetap memberikan hak pilihnya dalam pemilu 2019 nanti. “ Ya seperti dalam Pilwali lalu, tidak ada uang masuk ke jalan kita. Tapi golput kecil,” tandasnya.

Menanggapi hal ini, Ulil Abshor- Ketua Bawaslu Kota Mojokerto, mengapresiasi deklarasi tersebut. Sebab semua itu inisiatif dan dan pangkah pencegahan, semuanya dilakukan oleh warga. “ Kampung anti money-politik ini murni inisiatif warga, sebagai wujud menekan tindak pidana politik uang pada perhelatan pemilu serentak 2019,” katanya.

Sementara itu, Aang Kunaefi - Kordiv Pengawasan Bawaslu Jatim mengatakan, gerakan ini merupakan terobosan yang baru dan satu-satunya di Jawa Timur. Deklarasi ini dianggap menunjukkan keberanian warga untuk membendung segala indikasi pelanggaran dalam Pemilu.

“Deklarasi ini bukti bahwa ada itikad baik warga yang ingin perubahan untuk mewujudkan pemilu yang bebas dari praktik politik uang,” tuturnya. (fad/and)