best website stats Jika SD Terapkan Tes Calistung Saat PPDB, Dispendik Kabupaten Mojokerto Ancam Cabut Dana BOS - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Jika SD Terapkan Tes Calistung Saat PPDB, Dispendik Kabupaten Mojokerto Ancam Cabut Dana BOS

majamojokerto.com

Ilustrasi sekolah SD

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan warning tegas, jika ada yang menerapkan tes Baca, Tulis, Menghitung (Calistung) dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD.

Informasi yang dihimpun Maja FM, peringatan itu berupa penjatuhan sanksi pencabutan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Mujiati - Kabid Pendidikan, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto mengatakan, kebijakan itu dinilai positif, agar tidak ada sekolah yang mencoba-coba menggunakan tes calistung selama penerimaan siswa baru jenjang SD.

Menurutnya, larangan itu sudah tertera dalam Permendikbud Nomor 51 tahun 2018 tentang PPDB. Dimana, pasal 24 menjelaskan dalam seleksi PPDB, kelas 1 SD tidak dilakukan tes membaca, menulis dan menghitung (Calistung).

Baca juga : Dinas Pendidikan Melarang Sekolah di Mojokerto Terapkan Tes Calistung Saat Masuk SD

“Tapi di Kabupaten Mojokerto, selama ini kami belum menemukan ada sekolah yang melanggar. Karena mereka sudah paham bahwa tes calistung ini dilarang,” katanya.

Tapi karena penerapan ancaman sanksi pencabutan dana BOS masih diterapkan bagi sekolah yang melanggar, Dispendik tetap sosialisasi kepada semua SD. “Iya nanti hal itu (Sanksi), kami akan sosialisasikan ke semua lembaga SD. Tapi setahu kami, mereka sudah banyak yang tahu soal ini ,” terangnya.

Masih kata Mujiati, Dispendik sebatas melaporkan saja, sehingga sanksi penarikan BOS sepenuhnya menjadi kewenangan Kemendibud.

“Kalau nanti memang ada yang melanggar aturan, kami akan laporkan dulu. Sebab yang berhak menarik BOS itu pusat. Kami kapasitasnya hanya melaporkan saja,” tegasnya. (gk/and)