best website stats Satlantas Polres Mojokerto Gelar Program Training Ulang Bagi Sopir Bus dan Truk - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Satlantas Polres Mojokerto Gelar Program Training Ulang Bagi Sopir Bus dan Truk

majamojokerto.com

Satlantas Polres Mojokerto Saat Melakukan Program Training Ulang Bagi Sopir Bus dan Truk

Pasca kecelakaan yang melibatkan kendaraan Patwal pengawal tahanan Polres Mojokerto Kota pada Kamis (10/01/2019) yang lalu, Satlantas Polresta Mojokerto melakukan program training ulang kepada sopir yang melakukan pelanggaran.

Informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh - Reporter Maja FM, latihan itu digelar di lapangan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Kamis (21/03/2019) yang di ikuti lebih dari 20 sopir pemilik PO.

“ Ini dilaksanakan selama dua hari di Polres Mojokerto Kota. Hari pertama pembinaan mental, materi penegakkan hukum dan keselamatan berkendara. Di hari kedua dilaksanakan praktek lapangan termasuk pengetahuan materi persiapan dan mengemudi di jalan,” ungkap AKP Kadek Oka Suparta - Kasatlantas Polres Mojokerto Kota, saat memberikan pengawasan di lokasi program training ulang kepada sopir.

Kata Kadek, selain untuk menekan angka kecelakaan yang melibatkan kendaraan truck dan bus, tujuan dari pelaksanaan program training ini juga bagi sopir. “Ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan serta pembinaan sopir bus dan truk di wilayah Mojokerto,” katanya.

Menurut Kadek, program tersebut merupakan tindak lanjut MoU yang sudah dilakukan Polres Mojokerto Kota dengan para pemilik PO. Dimana jika ada sopir yang melakukan pelanggaran atau terlibat kecelakaan akan diberikan pelatihan ulang, dengan tujuan untuk menekan angka kecelakaan yang melibatkan truk dan bus.

Kadek juga mengatakan, program training ulang kepada sopir ini dilakukan secara bertahap, para sopir tidak hanya mendapatkan wawasan berkendara di jalan, mereka juga di berikan praktek di jalan, seperti teknik parkir maupun teknik mengemudi.

Menurutnya, banyak faktor yang menyebabkan kecelakaan dan banyak tahapan yang perlu dilalui, mulai dari pengecekan kendaraan sebelum dikendarai.

“Mungkin karena terburu-buru atau kebiasaan sehingga tidak dilakukan. Untuk keterampilan rata-rata sudah bisa dan bagus, hanya detail untuk keselamatan. Memang ada trend kenaikan kecelakaan yang melibatkan kendaraan besar sehingga diharapkan bisa menekan angka kecelakaan,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu peserta praktek program training ulang kepada sopir, yakni Markaban (47) mengaku, cukup membantu dengan adanya latihan yang digelar Satlantas Polres Mojokerto Kota. “Alhamdulillah dengan adanya pelatihan ini, karena cukup bagus. Bisa memikirkan sosialisasi seperti ini, saya terima kasih buat Pak Kasat,” tegasnya. (fad/and)