best website stats Tiang Internet di Kota Mojokerto Banyak Tak berijin, Satpol PP Bakal Hentikan Operasional - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Tiang Internet di Kota Mojokerto Banyak Tak berijin, Satpol PP Bakal Hentikan Operasional

majamojokerto.com

Ilustrasi

Tiang internet yang belum kantongi ijin di Kota Mojokerto ternyata jumlahnya cukup banyak. selain belum mengantongi syarat perijinan, juga nekad beroperasi melayani pelanggan.

Informasi yang dihimpun Maja FM, terdapat 1500 lebih tiang yang bermasalah. Satpol PP sudah melayangkan teguran tertulis kepada provider internet, bahkan mengancam akan melakukan tindakan tegas melalui larangan beroperasi.

Heryana Dodik Murtono - Kepala Satpol PP Kota Mojokerto mengatakan, sudah melayang surat teguran peringatan kepada managemen atau pemilik tinag. Tapi karena tidak segera direspon, Satpol PP kembali melayangkan teguran terakhir pada Kamis lalu (14/03/2019). “Sudah kami berikan surat pertingatan yang ketiga,” tegasnya.

Dodik juga mengatakan, penyedia jasa internet diminta untuk melengkapi sejumlah syarat perizinannya. Sebab tiang yang terlanjur berdiri di wilayah Kota Mojokerto itu tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Dari surat peringatan pertama yang dilayangkan sekitar awal Maret lalu sebenarnya telah direspon. Hal itu ditandai dengan adanya permohonan kepada Pemkot untuk memproses izin. Tapi di tengah proses itu, pihak perusahaan telah melayani konsumen. “Seharusnya tidak melakukan operasional dulu sebelum prosesnya selesai,” terangnya.

Total lebih dari 1500 tiang yang tersebar hampir di seluruh wilayah Kota Mojokerto. Masing-masing terpasang  206 buah di tahun 2017 dan sisanya berdiri tahun 2018 lalu.

Masih kata Dodik, setelah turunnya surat peringatan yang ketiga, maka pihak perusahaan di-deadline untuk bisa melengkapi izin selama 3 hari jam kerja. Jika tidak memenuhinya, maka pihaknya bakal melakukan penertiban dengan menghentikan operasionalnya.

“Kami bukannya menghambat investasi, tapi agar usaha-usaha di Kota Mojokerto tertib administrasi dan sesuai prosedur yang ada,” tegasnya. (fad/and)