best website stats Modus Dituduh Tabrak Adik , Motor Pelajar di Mojokerto Amblas - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Modus Dituduh Tabrak Adik , Motor Pelajar di Mojokerto Amblas

majamojokerto.com

Ilustrasi

Bima Darma Saputra - seorang pelajar SMK di Kota Mojokerto menjadi korban penipuan dan perampasan 2 orang tak di kenal. Sepeda motor Honda Vario milik korban pun berhasil dibawa kabur pada Minggu (17/02/19).

Informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh - Reporter Maja FM, peristiwa itu terjadi di Jalan Meri, tepatnya depan SMPN 5 Kota Mojokerto. Korban tiba-tiba di hadang oleh dua orang yang tak di kenal usai berenang di Desa Lengkong, Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

" Saat itu, saya berboncengan bersama dua teman sekolah saya untuk mencari makan dan naik sepeda motor Honda Vario nopol S 6141 SL milik saya. Sedangkan 2 teman saya yang lain berboncengan mengendarai sepeda motor berbeda." ungkap Bima, korban penipuan saat melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian di SPKT Polres Mojokerto Kota.

Kata Bima, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB. Saat sampai di jalan di belakang SMP 5 tiba-tiba di hadang oleh dua orang yang tidak kenal.

Pelajar yang berusia 16 tahun kelas XI SMK asal Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto itu mengaku, saat di hentikan pihaknya di tuduh telah menabrak adik pelaku.

"Saya dituduh menabrak adik pelaku, mereka pura-pura minta klarifikasi ke saya, oleh dua pelaku. Mereka mengendarai sepeda motor Honda Vario warna merah. " Imbuh Bima.

Merasa tak bersalah, Bima berhenti untuk meladeni permintaan klarifikasi pelaku. Menurutnya, pelaku 2 pria bertubuh tinggi besar salah satunya memakai kaos warna hijau. Sedangkan pelaku lainnya memakai kemeja lengan panjang warna merah bermotif kotak-kotak dan celana jeans selutut warna biru. "Logatnya mirip orang Madura, saya tidak kenal sama sekali," ujarnya.

Setelah sempat berseteru, salah satu pelaku yang memakai kaos hijau mengajak Bima dan Bagus dibonceng menggunakan sepeda motor pelaku. Pria bertubuh tambun itu berdalih ingin mempertemukan Bima dengan adiknya yang kata mereka menjadi korban tabrak lari. Namun, sampai di belakang SMPN 5 Kota Mojokerto, Bima dan temannya diturunkan pelaku.

"Saya diturunkan, katanya pelaku mau menjemput adiknya dulu," terangnya.

Sementara sepeda motor milik Bima masih berada di depan bangunan bekas warung persis di sebelah kanan SMPN 5 Kota Mojokerto. Motor Honda Vario itu dijaga dua teman korban dan pelaku yang memakai kemeja merah. " Teman saya yang menjaga salah satunya bernama Bagas Nanda (17). Dia mengaku sempat mengobrol dengan pelaku yang memakai kemeja merah. Pria bertubuh tinggi besar itu mengaku sebagai pendatang di Kota Mojokerto.

Tidak lama berselang dengan alasan untuk menunjukkan sepeda motor Bima kepada adiknya, pelaku pun langsung membawa lari sepeda motor Bima "Pelaku ini lalu bilang ke saya, kalau mau membawa sepeda motor Bima ke rumah adiknya. Alasannya supaya adiknya bisa mengenali sepeda motor yang menabrak adiknya itu," ungkapnya.

"Pelaku lari ke arah simpang 5 Kenanten (Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto), saya kejar sudah tak bisa karena dia kencang banget," cetus pelajar asal Desa Sambiroto, Sooko, Mojokerto ini.

Ke empat pelajar satu sekolah ini pun baru sadar telah ditipu oleh kedua pria tersebut. Mereka lantas melapor ke Polres Mojokerto Kota.

"Modus pelaku menuduh korban menabrak adiknya, pelaku pura-pura minta klarifikasi ke korban, kemudian sepeda motor korban dibawa kabur," jelas Aiptu Eko Purwanto - Kanit SPKT Polres Mojokerto Kota.

Baca juga : Pengendara Motor Asal Mojokerto Meninggal Terlindas Truk

Eko mengatakan, modus penipuan serupa bukan yang pertama terjadi di wilayah hukumnya. "Kalau di Kota Mojokerto modus penipuan seperti ini sudah lebih dari sekali," tandasnya. (fad/and