best website stats Walikota Mojokerto Buka Sosialisasi dan Workshop Tender dan Nontender - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Walikota Mojokerto Buka Sosialisasi dan Workshop Tender dan Nontender

majamojokerto.com

Ita Puspitasari atau Ning Ita - Walikota Mojokerto Saat Membuka Sosialisasi dan Workshop Tender dan NonTender SPSE 4.3 (Foto: Humas Pemkot Mojokerto)

Ika Puspitasari atau Ning Ita Wali Kota Mojokerto Selasa (12/02/2019) membuka sosialisasi dan workshop tender dan nontender SPSE 4.3 di Pendopo Graha Praja Wijaya, yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto. 

Suhartono - Kepala Dinas Kominfo mengatakan, sosialisasi dan workshop ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa (PPBJ) dan pokja ULP, terkait aturan dan cara mengopersikan SPSE versi 4.3 dalam melaksanakan tender, nontender, pengadaan langsung, pencataan nontender sesuai peraturan perundangan yang berlaku dalam percepatan pengadaan barang dan jasa. 

 “Workshop ini juga untuk memberikan pemahaman  kepada penyedia yang telah mendaftar dan telah melakukan aktifasi di LPSE kota Mojokerto tahun 2018-2019 tentang cara dan aturan SPSE 4.3,” jelasnya. 

Suhartono juga mengatakan, tujuannya agar proses pengadaan barang jasa bisa berjalan dengan lebih baik sesuai aturan yang berlaku.  

“Kedua agar tidak banyak pejabat yang ketakutan tersangkut hukum dikarenakan kesalahan prosedur penggunaan SPSE versi 4.3 untuk pelaksanaan pengadaan barang dan jasa. Ketiga adalah  bagi penyedia yang teraktifasi di Kota Mojokerto bisa berpasatisipasi aktif dalam tender dan nontender di Pemerintah Kota Mojokerto,” terangnya. 

Sementara itu, Walikota Mojokerto mengatakan, kemajuan Tekhnologi Informasi dan Komunikasi (TIK) diarahkan pada ketersediaan jaringan informasi dan data yang menghubungkan instansi pemerintah, dalam rangka mengoptimalkan pelayanan umum, pelayanan cepat, profesional, transparan serta lebih mudah yang menjadi harapan dari seluruh masyarakat. 

“Maka saya berharap melalui sosialisasi dan workshop ini bisa memberikan pemahaman kepada seluruh aparatur pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kota Mojokerto, baik yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam proses pengadaan barang dan jasa,” tutur Ning Ita. 

Ning Ita juga menegaskan, PPK dan PPBJ tonggak dalam pengadaan barang dan jasa, agar bisa memberikan pelayanan yang lebih baik, transparan dan kesejahteraan masyarakat Kota Mojokerto.

 Informasi yang dihimpun Maja FM, Sosialisasi dan Workshop Tender dan NonTender SPSE 4.3 digelar  selama 2 hari yakni 12-13 Februari, dengan narasumber dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah Republik Indonesia (LKPP RI) PPK, PBJ, Pokja ULP dan Penyedia yang telah teraktifasi. (gk/and)

majamojokerto.com