Kades Sampangagung - Kutorejo Dicopot Sementara Dari Jabatannya

majamojokerto.com

Suhartono, Kades Sampangagung - Kutorejo Saat Menjalani Sidang (Foto : Fuad - Reporter Maja FM)

Suhartono  atau yang dikenal dengan Nono - Kepala Desa Sampangagung, Kecamatan Kutorejo - Mojokerto, akhirnya dicopot sementara dari jabatannya. Pencopotan ini berlaku sejak tanggal 3 Januari 2019.

Tatang Marhendrata - Kabag Hukum Setda Kabupaten Mojokerto saat dikonfirmasi menuturkan, pencopotan sementara lurah Nono tersebut, berlaku sampai massa penahanan terhadap yang bersangkutan di Lapas Klas IIB Mojokerto.

"SK Bupati Mojokerto sudah turun tanggal 3 Januari 2019. Isinya menghentikan sementara Kades Sampangagung," ungkapnya.

Selain penghentian sementara Suhartono dari jabatannya, SK tersebut juga berisi penunjukan Pelaksana tugas (Plt) Kades Sampangagung. "Sekdes Sampangagung yang ditunjuk sebagai Plt," terangnya.

Sementara, Kades yang akrab disapa Nono tersebut dijebloskan ke tahanan sejak Rabu (19/12/2018) lalu. Suhartono divonis bersalah oleh majelis Hakim PN Mojokerto pada Kamis (13/12/2018).

Dari informasi yang dihimpun Fuad Amanulloh - Reporter Maja FM, Nono dihukum 2 bulan dan denda Rp 6 juta subsider 1 bulan kurungan, karena terlibat dalam kasus pidana pemilu.

Dalam dakwaan, Nono dengan sengaja melakukan penyambutan rombongan Sandiaga di Jalan Raya Pacet, Desa Sampangagung. Saat itu Cawapres nomor urut 2 akan berkampanye di wisata Air Panas Padusan, Pacet, Mojokerto.

Dengan cara mengumpulkan ibu-ibu PKK, masyarakat serta membentangkan spanduk dan banner yang bertuliskan, ucapan selamat datang dan dukungan untuk Sandiaga. (fad/and)