best website stats Wabup Mojokerto Tinjau Ruang Pusat Pengendali BPBD, Dilengkapi Monitor Teleconferens - Suara Mojokerto | MAJA FM 100.7

Wabup Mojokerto Tinjau Ruang Pusat Pengendali BPBD, Dilengkapi Monitor Teleconferens

majamojokerto.com

Wabup Mojokerto, Pungkasiadi menijau ruang pusat pengendali BPBD

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto kini memiliki sejumlah peralatan canggih di ruang Pusat Pengendalian Operasi-Penaggulangan Bencana (Pusdalops-PB), peralatan ini bantuan dari Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB).

Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, Rabu (2/1) siang, meninjau langsung alat pemantau cuaca dan pengintegrasian kebencanaan tersebut dengan didampingi M Zaini, Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto.

Fungsi Pusdalops-PB dan peralatan yang wajib ada di setiap BPBD, guna mempercepat penanggulangan bencana darurat. Alat tersebut juga berguna untuk melakukan komunikasi atau teleconferens dengan wilayah lain dalam melakukan pemantauan adanya bencana.

M Zaini, Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto menjelaskan Pusdalops-PB ini merupakan upaya untuk melakukan percepatan aksi penanggulangan bencana untuk menghindari atau mengurangi dampak bencana. Bantuan dari BNPB ini mencapai Rp 1,4 miliar. Tediri dari set mebeler, set radio SSB, komputer, LED monitor, dan mondopad.

“Mondopad ini merupakan layar multi-touch besar yang beroperasi mandiri layaknya komputer, dan dikhususkan untuk kolaborasi. mondopad terhubung dengan instalasi pemantau bencana di titik-titik rawan bencana yang sebelumnya sudah terpasang. Di Jawa Timur mondopad dikabarkan  baru dimiliki 3 daerah yakni Ponorogo, Gresik, dan Mojokerto. Dengan semua alat penunjang ini, artiya sebelum terjadi bencana kita sudah siaga,” tandasnya.

Sementara Pungkasiadi, Wakil Bupati berharap agar dengan adanya bantuan tersebut, BPBD makin professional dalam hal kesiapsiagaan bencana. Dirinya juga berharap agar seluruh alat Pusdalops-PB, dioperasikan dengan baik oleh SDM yang tepat dan handal. “Saya harap alat-alat canggih ini, bisa dioperasikan dengan baik oleh SDM-SDM yang tepat dan mengerti,” kata Pungkasiadi.(fad/zac)